Akurat Logo

Perununan Harga Mulai Melandai, Krisis Properti di China Mereda

Demi Ermansyah | 18 Desember 2024, 20:38 WIB
Perununan Harga Mulai Melandai, Krisis Properti di China Mereda

AKURAT.CO Harga rumah di China mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi pada November 2024 setelah lebih dari tiga tahun menghadapi penurunan yang tajam.

Data dari Biro Statistik Nasional menunjukkan bahwa harga rumah baru di 70 kota hanya turun 0,2% dibandingkan Oktober, penurunan terkecil dalam 17 bulan terakhir.

Para analis menganggap data ini sebagai sinyal positif bagi pasar properti China yang sebelumnya mengalami tekanan berat. Harga rumah bekas juga hanya turun 0,35%, penurunan terendah sejak Mei 2023.

"Pemulihan masih rapuh dan tidak menyeluruh," ujar Kepala Riset Properti China di CGS International Securities Hong Kong, Raymond Cheng melalui lansiran Bloomberg, Rabu (18/12/2024).

Baca Juga: China Masih Alami Krisis Properti di Kota-kota Kecil

Dirinya menyoroti bahwa pasar properti di kota-kota kecil masih menghadapi tantangan besar, terutama karena tingkat persediaan yang tinggi.

Komitmen yang diambil pemerintah untuk menstabilkan pasar properti ditegaskan kembali dalam Konferensi Kerja Ekonomi Pusat pekan lalu yang dipimpin oleh Presiden Xi Jinping.

Kementerian Perumahan juga memberikan pernyataan serupa pada Sabtu lalu, meskipun tanpa rincian tambahan.

Fitch Ratings memproyeksikan bahwa harga rumah baru akan turun sekitar 5% lagi pada 2025, namun stabilisasi pasar properti diperkirakan akan terjadi lebih cepat di kota-kota tier-1.

Sementara itu, UBS Group AG memperkirakan bahwa penjualan properti akan stabil pada paruh pertama 2026, dengan penurunan yang diperkirakan menyempit menjadi 5-10% pada tahun depan.

Langkah-langkah kebijakan seperti stimulus fiskal dan pelonggaran pembatasan pinjaman diharapkan dapat mempercepat pemulihan. Namun, tantangan global, termasuk kenaikan suku bunga di Amerika Serikat, tetap menekan pasar properti.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.