Akurat

Bos PLN Pastikan Keandalan Listrik Selama Libur Nataru 2025

Hefriday | 16 Desember 2024, 11:23 WIB
Bos PLN Pastikan Keandalan Listrik Selama Libur Nataru 2025

AKURAT.CO PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) menggelar Apel Siaga Kelistrikan untuk memastikan stabilitas pasokan listrik selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa kesiapan sistem kelistrikan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia.

“Apel siaga ini melibatkan seluruh tim PLN baik secara langsung maupun daring. Tujuannya untuk memastikan bahwa sistem kelistrikan dari hulu hingga hilir siap menghadapi lonjakan kebutuhan selama libur akhir tahun,” ujar Darmawan di Jakarta, Senin (16/12/2024).

PLN telah menyiapkan seluruh elemen pendukung keandalan listrik, mulai dari energi primer, pembangkit, sistem transmisi, distribusi, hingga pelayanan pelanggan. Darmawan juga menyoroti pentingnya memastikan kesiapan infrastruktur untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik selama masa mudik Natal dan Tahun Baru.

Menurut Darmawan, beban puncak penggunaan listrik selama perayaan Natal dan Tahun Baru diproyeksikan mencapai 39 gigawatt (GW), dengan daya mampu pasok (DMP) sebesar 53 GW. Hal ini memberikan cadangan margin sebesar 14 GW. “Beban puncak ini naik sekitar 5-8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, namun turun sekitar 16 persen jika dibandingkan dengan hari biasa,” tambahnya.

Baca Juga: Jelang Nataru 2025, PLN Jamin Pasokan Listrik Aman

Untuk memastikan kelancaran, PLN telah mengerahkan 81.591 personel yang akan bersiaga di 1.853 posko yang tersebar di seluruh Indonesia. Personel ini dilengkapi dengan peralatan pendukung, termasuk 1.731 unit genset, 735 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), dan 1.206 Unit Gardu Bergerak (UGB).

Selain itu, PLN juga menyediakan kendaraan operasional seperti 395 unit truck crane, 3.318 unit motor, dan 3.756 unit mobil. Semua peralatan ini akan digunakan untuk mendukung operasional posko dan memastikan penanganan cepat terhadap gangguan kelistrikan.

Masa siaga PLN akan berlangsung mulai 18 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025. Selama periode ini, fokus utama PLN adalah memastikan listrik tetap stabil, terutama di tempat-tempat vital seperti rumah ibadah. “Kami ingin saudara-saudara yang menjalankan ibadah Natal dapat melakukannya dengan khidmat dan tenang,” ujar Darmawan.

Ia juga menjelaskan bahwa bahan bakar pembangkit, baik batu bara, gas, maupun bahan bakar minyak (BBM), telah disiapkan untuk mendukung operasional pembangkit listrik selama masa siaga. Koordinasi intensif dilakukan dengan berbagai pihak untuk memastikan pasokan energi tetap terjaga.

PLN juga menegaskan bahwa stabilitas sistem kelistrikan adalah prioritas utama selama libur panjang ini. “Kami memastikan seluruh elemen, mulai dari pembangkitan hingga distribusi, berada dalam kondisi optimal. Tujuannya agar masyarakat dapat merayakan libur Natal dan Tahun Baru tanpa gangguan listrik,” kata Darmawan.

Dengan upaya maksimal ini, PLN optimis dapat mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas sistem kelistrikan nasional selama momen penting di akhir tahun. “Kami akan terus memantau kondisi pasokan listrik dan siap melakukan langkah-langkah antisipasi jika diperlukan,” tukas Darmawan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa