Akurat

Pertamina Pastikan Pertalite Masih Ada pada September 2024

Silvia Nur Fajri | 31 Agustus 2024, 14:48 WIB
Pertamina Pastikan Pertalite Masih Ada pada September 2024

AKURAT.CO PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa penyaluran Pertalite akan terus dilakukan sesuai jadwal pada 1 September 2024. Dalam upayanya mendukung subsidi BBM yang tepat sasaran, Pertamina Patra Niaga meluncurkan program pendaftaran QR Code untuk pengguna Pertalite.

"Kami memastikan tidak ada penghentian distribusi Pertalite pada tanggal tersebut. Masyarakat diharapkan tidak terpengaruh oleh berita yang tidak akurat," ungkap Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari dalam keterangannya pada Sabtu (31/8/2024).

"Pendaftaran QR Code dilakukan secara bertahap dengan fokus pada wilayah Jawa, Madura, Bali, serta beberapa daerah non-JAMALI, dengan target penyelesaian tahap pertama pada akhir September 2024," tambah Heppy.

Baca Juga: Luhut Ingin Pembatasan Pertalite Dieksekusi di Periode Jokowi

Jumlah pendaftar yang sudah terverifikasi dan menerima QR Code saat ini mencapai sekitar 3,9 juta. Proses pendaftaran ini membutuhkan beberapa dokumen penting, termasuk foto KTP, foto diri, foto STNK (depan dan belakang), foto kendaraan secara keseluruhan, serta foto kendaraan dari depan menunjukkan nomor polisi dan foto KIR bagi kendaraan yang memilikinya.

Dokumen-dokumen ini harus diunggah dalam format jpg dengan resolusi tinggi agar mudah dibaca dan mempermudah proses verifikasi. Selanjutnya, Heppy Wulansari mengimbau agar masyarakat yang belum mendaftar segera melakukannya.

“Kami mengingatkan kepada pengguna Pertalite yang belum terdaftar untuk segera melengkapi pendaftaran agar mereka bisa mendapatkan akses subsidi BBM yang tepat sasaran," ujar Heppy.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program subsidi Pertalite dan pendaftaran QR Code, masyarakat bisa ke laman subsiditepat.mypertamina.id, https://subsiditepat.mypertamina.id, atau menghubungi Pertamina Call Center (PCC) di nomor 135. Situs tersebut menyediakan panduan lengkap dan informasi terkait pendaftaran serta kebijakan subsidi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.