BPS Sebut Konsumsi RT Melambat Karena Dua Sektor Ini Anjlok

AKURAT.CO Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan adanya penurunan signifikan pada dua komponen konsumsi rumah tangga atau RT, yaitu pakaian dan transportasi. Kondisi ini menjadi faktor utama di balik rendahnya pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang tercatat di bawah 5% dalam tiga kuartal terakhir.
"Penurunan ini terlihat dari pelambatan pada indeks perdagangan eceran riil serta melambatnya penjualan sepeda motor, yang berdampak pada sektor transportasi dan pakaian," jelas Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud dalam konferensi pers, di kantor BPS pada Senin (5/8/2024).
Menurut data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan sepeda motor pada kuartal II-2024, yaitu April hingga Juni, mencapai 1,44 juta unit, meningkat 4,21% dibandingkan tahun lalu. Namun, penjualan mobil mengalami penurunan drastis sebesar 13,8%, mencapai 192.944 unit pada periode yang sama.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Melambat ke 5,05 Persen Imbas Penurunan Konsumsi RT
Selanjutnya, Edy menambahkan bahwa penurunan konsumsi pada kedua komponen tersebut juga dipengaruhi oleh perubahan pola permintaan menjelang Idulfitri. "Perubahan pola ini memengaruhi konsumsi, di mana belanja untuk Lebaran banyak dilakukan pada kuartal I, terutama untuk makanan dan minuman," ucapnya.
Selain itu, imbuh Edy, pakaian juga sebagian besar dibeli pada kuartal I-2024, sehingga momentum Lebaran cuma memberi sedikit berpengaruh terhadap konsumsi RT. Pihaknya mencatat konsumsi lain pakaian, alas kaki, jasa perawatan, kesehatan pendidikan serta transportasi dan komunikasi tak setinggi tahun lalu.
BPS mencatat konsumsi RT masih menjadi kontributor utama ekonomi RI yang tumbuh sebesar 5,05% (YoY) pada kuartal II-2024. Utamanya, terdorong oleh perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Idulfitri, Waisak, Kenaikan Isa Almasih, dan Iduladha.
Mobilitas masyarakat tercatat tinggi selama HBKN tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 6Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Link Download Kalender 2027 PDF Lengkap dengan Tanggal Merah, Libur Nasional, dan Cuti Bersama
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah








