Akurat Logo

Nilai Transaksi Tembus USD6,69 Juta, Buyer Mesir Dominasi BSI International Expo 2024

Silvia Nur Fajri | 29 Juni 2024, 13:26 WIB
Nilai Transaksi Tembus USD6,69 Juta, Buyer Mesir Dominasi BSI International Expo 2024

AKURAT.CO Buyer Mesir meraih peringkat tertinggi dalam penjajakan kesepakatan bisnis (business matching) di BSI International Expo 2024 yang berlangsung di Hall B Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, dari 20 hingga 23 Juni 2024.

Pada pameran ini, produk Indonesia meraup potensi transaksi sebesar USD17,61 juta atau setara Rp290,68 miliar, dengan buyer Mesir mendominasi 39,51% dari total nilai pembelian produk Indonesia, senilai USD6,69 juta.

"Keberhasilan buyer Mesir meraih peringkat tertinggi dalam business matching di BSI International Expo 2024 ini menunjukkan besarnya minat pasar Mesir terhadap produk-produk Indonesia. Capaian tersebut berasal dari sembilan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara perusahaan Indonesia dan Mesir,” kata Duta Besar RI untuk Mesir, Lutfi Rauf dalam keterangannya, Sabtu (29/6/2024).

Baca Juga: BSI Fasilitasi UMKM Akses Pasar Global Lewat BSI International Expo 2024

Dalam penutupan BSI International Expo 2024, predikat peringkat tertinggi disematkan kepada buyer Mesir. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Group Head International and Financial Institution BSI Anna Kristanty, Direktur Penjualan dan Distribusi BSI Anton Sukarna, Direktur Inovasi dan Kewirausahaan Universitas Dian Nusantara Eriklex Donald Sahusilawane, dan Atase Perdagangan (Atdag) Kairo M. Syahran Bhakti.

Menurut Dubes Lutfi, Mesir merupakan salah satu dari 20 negara yang mengikuti business matching di BSI International Expo 2024. Business matching ini menjadi titik temu yang membuka peluang bisnis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan buyer Mesir, serta membantu UMKM memastikan produk yang dipesan sesuai dengan harapan buyer Mesir.

Setelah Mesir, buyer Arab Saudi berada di peringkat kedua dengan 16 MoU yang ditandatangani, dengan potensi transaksi sebesar USD5,25 juta. Sementara itu, buyer Filipina melengkapi tiga besar capaian transaksi dengan 16 MoU yang bernilai USD2,04 juta.

“Produk Indonesia yang menarik minat buyer Mesir di antaranya kopi dan minuman cokelat dari UMKM binaan PT Sarinah, minuman herbal dari Gundanesia, serta kacang mete dan Po’ong Coffee dari Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Labuan Bajo,” ucap Atase Perdagangan Kairo, M. Syahran Bhakti.

Syahran menambahkan bahwa kehadiran buyer Mesir merupakan hasil dari fasilitasi Kedutaan Besar RI (KBRI) Kairo yang bekerja sama dengan BSI, dengan harapan memberikan akses pasar global kepada pelaku UMKM Indonesia. 

"Produk-produk halal Indonesia terus dicari buyer dan pelaku usaha Mesir, menunjukkan kesempatan penjajakan dan negosiasi harga masih terbuka lebar," ujarnya.

Sementera itu, Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, mengungkapkan harapannya atas kesuksesan BSI International Expo tahun ini yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi halal di Indonesia. Menurutnya, acara ini juga bertujuan untuk mempromosikan literasi dan inklusi ekonomi halal di tengah masyarakat.

“Kesuksesan BSI International Expo tahun ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi halal di Indonesia, serta mempromosikan literasi dan inklusi ekonomi halal,” ujar Hery Gunardi dalam acara tersebut.

Selain itu, Anna Kristanty menambahkan bahwa BSI berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi pelaku usaha Indonesia agar lebih mudah menembus pasar global, terutama di wilayah Timur Tengah.

“BSI berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi pelaku usaha Indonesia agar dapat lebih mudah menembus pasar global, khususnya wilayah Timur Tengah,” kata Anna Kristanty.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.