Akurat

Ini Alasan Jasa Marga, KAI dan Jasa Raharja Gelar Mudik Gratis BUMN 2024

Silvia Nur Fajri | 27 Maret 2024, 23:03 WIB
Ini Alasan Jasa Marga, KAI dan Jasa Raharja Gelar Mudik Gratis BUMN 2024

AKURAT.CO Dalam upaya mendukung penyelenggaraan mudik yang lancar, aman, dan nyaman, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan komitmennya untuk menciptakan pengalaman mudik 2024 yang ceria dan bermakna bagi masyarakat Indonesia.

Beberapa perusahaan BUMN yang turut serta dalam penyelenggaraan mudik kali ini antara lain PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan PT Jasa Raharja.

Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, menekankan pentingnya program mudik gratis sebagai upaya membantu masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Menurutnya, salah satu tujuan utama dari program ini adalah untuk membantu golongan tersebut dalam perjalanan mudik mereka.

Baca Juga: Jadwal dan Link Daftar Mudik Gratis BUMN 2024, Buruan Cek di Sini

"Salah satu tujuan dari mudik gratis ini, antara lain untuk membantu masyarakat ekonomi menengah ke bawah dan meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas dengan pengalihan penggunaan sepeda motor ke moda bus, kereta api, dan kapal," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (27/3/2024).

Selanjutnya, ia  juga menjelaskan bahwa Jasa Raharja telah menyiapkan 104 bus dan 26 rangkaian kereta api untuk mengangkut sekitar 20 ribu pemudik ke berbagai wilayah di Indonesia.

Sementara PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan lebih dari 4 juta tempat duduk untuk angkutan Lebaran 2024, dengan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-4 Lebaran.

Dalam hal layanan berbasis teknologi, PT Jasa Marga (Persero) Tbk telah meningkatkan volume lalu lintas dengan sejumlah layanan operasi berbasis teknologi. 

"Melalui Intelligent Transportation System (ITS) yang diimplementasikan dalam super-app Jasa Marga Integrated Digitalmap (JID), teknologi ini digunakan oleh Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) dalam menjawab kebutuhan dalam pengelolaan pelayanan jalan tol yang terintegrasi," kata Direktur Operasi Jasa Marga, Fitri Wiyanti.

Layanan teknologi ini juga memungkinkan para pemangku kepentingan untuk mengambil keputusan yang lebih baik dalam melakukan rekayasa lalu lintas, dengan memanfaatkan data dan informasi yang dianalisis oleh sejumlah Expert Talent di Jasa Marga.

Selain itu, Jasa Marga juga telah meningkatkan layanan di rest area dan mendukung program percepatan penggunaan kendaraan listrik dengan menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 49 titik rest area. Ini merupakan peningkatan signifikan dari jumlah sebelumnya yang hanya mencapai 17 titik.

Dengan dukungan penuh dari BUMN, diharapkan penyelenggaraan mudik tahun ini dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman yang positif bagi seluruh pemudik di Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.