Akurat Logo

Produksi Batu Bara RI Tembus 100 Juta Ton di Maret 2024

Silvia Nur Fajri | 7 Maret 2024, 15:53 WIB
Produksi Batu Bara RI Tembus 100 Juta Ton di Maret 2024

AKURAT.CO Produksi batu bara di Indonesia mencapai lebih dari 100 juta ton sejak Januari 2024, tepatnya mencapai 118,79 juta ton pada hari Kamis (07/03/2024), menurut data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Minerba One Data Indonesia (MODI).

Dari total produksi tersebut, hampir 49 juta ton digunakan untuk pasar domestik, sementara sisanya sekitar 59,3 juta ton diekspor. Capaian ini mencerminkan 16,73% dari target tahunan pemerintah yang sebesar 710 juta ton.

"Produksi batu bara 118,79 juta ton per 7 Maret 2024," tulis data MODI, dikutip Kamis (07/03/2024).

Baca Juga: Harga dan Permintaan Global Lesu, Ekspor Batu Bara RI Januari 2024 Anjlok 29,76 Persen

Optimisme terhadap produksi batu bara tahun ini semakin meningkat, dengan prediksi dari Indonesia Mining & Energy Forum (IMEF) yang memperkirakan produksi mencapai 750 juta ton, didorong oleh aturan baru yang memperpanjang rencana kerja pertambangan mineral dan batu bara (Minerba) selama tiga tahun. 

Sebelumnya, Ketua IMEF Singgih Widagdo, optimis bahwa dengan kondisi pasar yang baik dan dukungan cuaca, produksi batu bara Indonesia bisa melampaui target.

"Tahun 2024 dengan target 710 juta, dan apalagi RKAB dibuat untuk tiga tahun, termasuk proyeksi kebutuhan yang masih menjanjikan, saya yakin produksi batu bara nasional dapat mencapai sekitar 750 juta ton," ujar Singgih.

Pada tahun sebelumnya, produksi batu bara bahkan melampaui target, mencapai 770,41 juta ton, didukung oleh harga yang menguntungkan dan kondisi cuaca yang mendukung.

"Memang RKAB atau target nasional sebesar 694 juta, dengan harga yang masih cukup baik (di atas cost rata-rata tambang) dan juga cuaca yang mendukung tentu menyebabkan produksi nasional di atas target," ujarnya.

Sementara itu harga batu bara di pasar globa terpantau melandai seiring rencana sejumlah negara termasuk Italia mengehntikan pembangkit listrik berbasis batu bara.

Melansir Refinitiv, harga batu bara ICE Newcastle kontrak April ditutup di level USD139,25 per ton pada perdagangan Rabu (6/3/2024), melemah 1,49% sekaligus memutus tren positif (kenaikan 17,06%) yang sudah berlangsung dalam 11 hari sebelumnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.