Akurat

Dari B2B hingga Healthtech, Ini Deretan Sektor Startup Yang Diramal Naik Daun di 2024

M. Rahman | 12 Februari 2024, 22:01 WIB
Dari B2B hingga Healthtech, Ini Deretan Sektor Startup Yang Diramal Naik Daun di 2024

AKURAT.CO Daily Social merilis laporan Startup Report 2023 yang menyoroti sejumlah sektor industri yang tengah naik daun.

Salah satu yang dinilai akan menjadi vertical of the match adalah B2B, di dalamnya termasuk B2B Commerce, SaaS, Tech-Enabler, Fintech, dan Logistic & Supply Chain.

Dalam laporan disebutkan, nilai pasar B2B Commerce di Indonesia diproyeksikan akan mencapai USD30 miliar pada 2025 mendatang, mengalami pertumbuhan eksponensial sekitar 50-55% CAGR sejak tahun 2018.

Baca Juga: AC Ventures Himpun USD210 Juta Dana Untuk Dukung Startup RI dan ASEAN

Ada 3 industri yang dinilai paling mendorong pasar B2B yakni manufaktur, FMCG dan fintek.

CEO BNI Ventures, Eddi Danusaputro melihat adanya tren peralihan dari B2C ke B2B, B2B2C, dan D2C yang menggambarkan respons strategis startup terhadap adanya permintaan akan keberlanjutan dan potensi yang lebih besar.

"Adopsi strategis model bisnis memainkan peranan penting dalam menentukan sumber pendapatan, capex, opex dan pada ujungnya profit," ujarnya dalam laporan tersebut dikutip Senin (12/2/2024).

Namun demikian, seiring dengan kebutuhan pasar yang dinamis, sejumlah vertikal lain juga diproyeksikan akan bersinar di tahun 2024. Salah satunya adalah healthtech dan turunannya (termasuk biotech). Salah satu sinyalnya ditunjukkan dari dana kelolaan VC yang mulai difokuskan ke sektor tersebut.

Pasar healthtech saat ini menurut Statista tak kurang dari USD1,6 miliar dan ditaksir tembus USD2,9 miliar di 2028 mendatang.

"Digital treatment and care berkontirbusi paling besar terhadap pendapatan sebesar USD781 juta. Sebagai perbandingan, segmen konsultasi dokter online mencapai USD222,8 juta di 2023. Segment digital treatment and care diproyeksikan akan terus tumbuh hingga 2027 mendatang," tulis laporan tersebut.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa