Gaet Kalangan Muda, Srikandi Ganjar DIY Komitmen Hadirkan Komoditas Pangan Harga Murah

AKURAT.CO Bahan pokok merupakan salah satu elemen penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Dengan demikian, relawan Srikandi Ganjar DIY berkomitmen menghadirkan komoditas pangan yang melimpah dengan harga murah.
Kali ini program yang dihadirkan pasar kaget berupa sembako murah di BL Coffee, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (4/1/2024).
Koordinator Wilayah (Korwil) Srikandi Ganjar DIY, Herawati mengatakan, Ganjar-Mahfud banyak membuka program untuk membantu ekonomi masyarakat.
"Banyak program yang telah dilakukan Ganjar-Mahfud, salah satunya mensejahterakan masyarakat dengan bazar sembako murah," kata Herawati.
Baca Juga: Tiga Identitas Korban Meninggal Insiden Kereta di Cicalengka, Ada Masinis Sampai Pramugara
Relawan juga menyempatkan berdiskusi dengan kalangan milenial yang menyampaikan persoalan harga bahan pokok, lapangan kerja, hingga bantuan pendidikan.
Herawati menuturkan anak muda sebagai generasi yang menentukan arah perjalanan bangsa ke depannya.
"Program ini menyasar anak-anak muda yang di mana kita menjadi solusi apa yang dibutuhkan milenial, kalau kebutuhannya sudah terpenuhi mereka bisa menentukan pemimpin masa depan," ujar Herawati.
Baca Juga: Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Naik ke Tiga Besar, Bilbao ke Posisi Empat Geser Atletico
Luli, salah seorang pembeli sembako murah mengucapkan terima kasih kepada relawan Srikandi Ganjar DIY telah mengadakan kegiatan yang meringankan pengeluaran bahan pokok.
Lebih lanjut, Luli menyatakan program Ganjar-Mahfud dinilai memberikan solusi dan perubahan terhadap Indonesia.
"Kegiatan baik dari relawan Srikandi Ganjar sangat membantu kami. Apalagi tadi kita menyuarakan aspirasi generasi muda, menurut saya 21 program yang digagas Pak Ganjar dan Pak Mahfud sesuai dengan persoalan yang dihadapi oleh anak bangsa," ucap Luli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










