Akurat

Menko Airlangga: Pemerintah Punya 3 Jurus Wujudkan RI Sebagai Global Hub Industri Halal

Aris Rismawan | 19 Oktober 2023, 12:45 WIB
Menko Airlangga: Pemerintah Punya 3 Jurus Wujudkan RI Sebagai Global Hub Industri Halal

AKURAT.CO Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan ada 3 strategi untuk mengembangkan industri halal Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai global hub untuk industri halal.

Pertama, Peningkatan kualitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan ketentuan pembiayaan keuangan syariah.

Kedua, membentuk National Halal Fund guna mendukung industri halal dan produk syariah.

Ketiga, adanya kawasan-kawasan yang dibangun khusus untuk industri yang berbasis halal dan juga memfasilitasi investasinya.

Baca Juga: Wapres Genjot Industri Halal Lewat Minangkabau Halal Festival

Saat ini, pemerintah telah mendorong pengembangan industri halal di Indonesia melalui pengembangan Rantai Nilai Halal yang terintegrasi dengan Halal Traceability System dan Halal Assurance System.

“Pengembangan tersebut mulai dari riset dan pengembangan, sampai ke produksi, distribusi dan penjualan serta pemasaran ke pasar domestik dan global dengan harapan Indonesia sebagai bagian dari rantai pemasaran ke pasar domestik dan global,” ucap Menko Airlangga dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (19/10/2023).

Ditambahkan, pemerintah juga telah memfasilitasi pembangunan 3 kawasan industri halal di Provinsi Banten, Jawa Timur, dan Kepulauan Riau yang menjadi fondasi awal menjadikan Indonesia sebagai global halal hub dan industri berbasis syariah di Indonesia.

Tambahan informasi, ambisi pemerintah menjadikan Indonesia sebagai global hub untuk industri halal wajar mengingat adanya peningkatan populasi penduduk muslim di dunia yang diprakirakan mencapai 2,2 miliar jiwa atau 26,5% dari total populasi dunia pada tahun 2030, berdasarkan data Pew Research Center’s forum on Religion and Public Life.

Hal tersebut membuat ekonomi dan keuangan syariah mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir seiring dengan meningkatnya populasi penduduk muslim dan kesadaran untuk menggunakan produk dan jasa halal.

Indonesia dengan penduduk muslim terbesar di dunia sebesar 236 juta jiwa atau 12% dari seluruh populasi muslim dunia, Indonesia dapat menjadi pendorong pertumbuhan industri halal. Dalam lingkup ekonomi syariah global, Indonesia sendiri menduduki posisi ke-4 di bawah Malaysia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab.

“Kita bayangkan potensi ekonomi syariah di masa mendatang. Dengan segala potensi yang kita miliki, Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, namu juga dapat menjadi pusat produksi halal dunia,” kata Menko Airlangga.

Menko Airlangga menjelaskan, permintaan makanan halal menjadi peluang bagi industri makanan dan minuman nasional, dan perkembangan tren fashion busana muslim harus dimanfaatkan oleh industri tekstil dan produk tekstil nasional melalui ragam inovasi produk dan optimalisasi tekstil fungsional.

Begitu juga pada industri farmasi dan industri kosmetik, optimalisasi pemanfaatan keanekaragaman hayati Indonesia yang unik dapat menjadi nilai tambah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.