Akurat Logo

Pemerintah Konversi Motor Listrik 50 Ribu Unit Tahun 2023, Simak Faktanya

Arief.Permana | 29 Juli 2023, 18:07 WIB
Pemerintah Konversi Motor Listrik 50 Ribu Unit Tahun 2023, Simak Faktanya

AKURAT.CO Pemerintah melalui Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, Kepolisian RI dan Kementerian Perindustrian berkolaborasi untuk mewujudkan target program konversi motor listrik sebanyak 50.000 unit di tahun 2023 dan 150.000 unit di tahun 2024.

Pada tahap awal, pemerintah akan mengonversi sepeda motor BBM menjadi sepeda motor listrik sebanyak 100 unit. Ada 7 bengkel yang berpartisipasi dalam kegiatan ini dari total 24 bengkel konversi bersertifikat. Diharapkan pada akhir Agustus 2023, seluruh motor selesai dalam proses konversi, proses uji dan perubahan surat kendaraan.

"Program konversi sepeda motor Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi sepeda motor listrik atau konversi motor listrik merupakan kegiatan konkrit program transisi energi dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia di tahun 2060 atau lebih cepat," tulis Kementerian ESDM melalui laman resmi dikutip Sabtu (29/7/2023).

Dalam mendukung program ini, Menteri Perhubungan meluncurkan Mobil Alat Uji Sepeda Motor Listrik. Alat uji non-statis ini merupakan alat pengujian kendaraan bermotor yang dapat dioperasikan di beberapa lokasi tidak hanya di area Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) di kawasan Cikarang Barat, Bekasi.

Alat uji non statis dapat disiapkan pada area terbuka yang bidangnya datar dengan perkerasan yang cukup dengan ukuran luas kurang lebih 200 meter. Alat uji non statis ini dapat digunakan untuk pengujian kendaraan konversi sepeda motor (sesuai Permenhub Nomor 65 tahun 2020) dan pengujian kendaraan konversi selain sepeda motor (sesuai Permenhub 15 tahun 2022).

Jenis pengujian kendaraan konversi sepeda motor diantaranya pengujian lampu utama, klakson, rem, berat, pemeriksaan konstruksi, pengujian speedometer dan keselamatan fungsional. Pengujian konstruksi meliputi perlindungan terhadap sengatan listrik perlindungan kontak langsung, perlindungan kontak tidak langsung, hambatan isolaso dan perlindungan terhadap air. Alat uji non statis ini dapat mempermudah pelayanan uji tipe kendaraan konversi diseluruh wilayah Indonesia.

"Dari sisi Kepolisian RI melalui jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas) RI dan seluruh Kepolisian Daerah (Polda) di seluruh provinsi Indonesia berkomitmen dalam hal kemudahan dan kecepatan layanan perubahan surat kendaraan motor konversi," imbuh Kementerian ESDM.

Dorong Ekosistem Konversi Motor Listrik

Program konversi motor listrik juga bertujuan untuk mendukung industri atau  ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), antara lain industri lokal komponen BLDC (Brushless DC), baterai, ECU motor listrik yang juga dapat digunakan untuk suplai pabrik motor listrik baru, meningkatkan sebaran layanan bengkel motor listrik kepada pengguna motor listrik, memperkuat SDM teknisi layanan pemeliharaan dan SDM penguji motor listrik, menumbuhkan portofolio bisnis pembiayaan dan leasing segmen motor listrik dan menumbuhkan pasar sekunder bagi penjualan motor listrik bekas.

Namun demikian, ada beberapa tantangan dalam pelaksanaan program konversi motor listrik seperti besaran biaya konversi dan belum terbentuknya pasar motor listrik bekas. Untuk menjawab tantangan ini, strategi yang dipilih pemerintah adalah penggunaan jenis baterai swab untuk menurunkan biaya Rp6-8 juta, mengajak kerjasama dealer motor bekas dan perusahaan dalam sewa operasi motor listrik (baru/konversi).

Tantangan lain, belum cepatnya proses konversi, uji laik jalan sampai dengan perubahan surat kendaraan. Strategi yang diambil pemerintah adalah melakukan uji laik jalan onsite, skema trade in untuk baterai dan mendorong tersedianya dealer motor listrik konversi.

Konversi Motor Listrik Libatkan Industri Keuangan

Untuk mendukung program konversi motor listrik, Kementerian ESDM menggandeng PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk atau BRI dalam kerjasama pembiayaan pada program konversi sepeda motor penggerak motor bakar menjadi sepeda motor listrik berbasis baterai.

Selain itu, Kementerian ESDM juga menggandeng PT Adira Dinamika Multi Finance terkait pembiayaan program konversi sepeda motor listrik berbasis baterai.

Lalu juga ada kerja sama pembiayaan leasing bengkel konversi PT Tri Mentari Niaga/ Bintang Racing Team (BRT) dengan PT Adira Dinamika Multi Finance mengenai kerjasama fasilitas kredit leasing motor dimana BRT sebagai salah satu dealer Adira.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Y