Akurat

Perhutani Launching Digitalisasi Modernisasi TPK

Shandi Sanjaya | 30 Juni 2023, 15:26 WIB
Perhutani Launching Digitalisasi Modernisasi TPK

AKURAT.CO, Perum Perhutani melakukan launching digitalisasi modernisasi Tempat Penimbunan Kayu (TPK). Modernisasi TPK merupakan salah satu dari 10 proyeksi strategis tahun 2023.

Kondisi TPK yang ada di Perhutani banyak yang sudah tidak layak dan pelayanan di TPK terkesan masih konvensional dan tidak dikelola secara profesional.

Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan dengan modernisasi TPK yang bertujuan merevitalisasi TPK baik bangunan secara fisik maupun sistem di dalamnya, dengan harapan bahwa brand image TPK ke depan menjadi lebih modern, tertata rapi dan menjadi showcase penjualan kayu yang dimiliki Perum Perhutani yang dikelola secara profesional, serta dapat membangun kesan positif bagi para mitra yang selama ini menjadi pelanggan kayu Perhutani.

Direktur Utama Perum Perhutani, Wahyu Kuncoro mengatakan Modernisasi TPK di tahun 2023 akan dilakukan secara bertahap, dimana di tahun ini ditargetkan sebanyak 6 TPK dari 133 TPK yang dimiliki oleh Perum Perhutani.

Ke depan diharapkan bahwa dengan modernisasi ini, TPK di Perhutani memiliki standar yang sama baik secara fisik, pelayanan maupun pengelolaan yang Good Corporate Governance (GCG) dan profesional.

“Untuk tahun 2023 pelaksanaannya terbagi menjadi 2, tahap awal yang akan dilakukan adalah proses digitalisasi TPK, ada 6 TPK yang dijadikan piloting, yaitu TPK Cabak di Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu, TPK Cimanggu di KPH Banyumas Barat, TPK Saradan di KPH Saradan, TPK Selogawang di KPH Kediri, TPK Cibarehong di KPH Sukabumi dan TPK Cibungur di KPH Purwakarta.

Selanjutnya secara bertahap dilakukan penataan TPK dengan layout yang tertata, rapi, teratur dan modern, “ kata Wahyu yang dikutip pada Jumat (30/6/2023).

Dalam waktu yang sama, Direktur Operasi Perum Perhutani, Natalas Anis Harjanto juga menyampaikan salah satu perubahan yang dilakukan oleh Perhutani adalah modernisasi TPK yang bertujuan untuk menciptakan tempat penimbunan kayu modern dengan pengelolaan yang profesional dan pelayanan yang mudah, cepat serta transparan. Hal ini sesuai dengan tuntutan dan tantangan yang sesuai dengan going concern Perhutani

“Modernisasi TPK harus memenuhi standar, unsur, kriteria dan indikator yang ditetapkan baik secara fisik yaitu harus mempunyai ruang dan tempat yang memadai serta layak, untuk menigkatkan pelayanan yang prima harus memiliki keterbukaan informasi, prosedur pelayanan yang jelas didukung dengan IT serta dalam pengelolaannya didukung juga dengan organisasi dan SDM yang kompeten serta profesional, sarana dan prasarana yang modern serta tata kelola kayu yang tertib dan transparan,” ucap Natalas.

Natalas melanjutkan, bahwa untuk mendukung digitalisasi modernisasi TPK dilengkapi sistem ID dan aplikasi Penjualan Online Toko Perhutani (POTP) dengan didukung display interaktif guna meningkatkan dan memudahkan pelayanan kepada customer, dashboard yang memberikan informasi produk Perhutani serta adanya mesin antrian untuk memercepat proses pelayanan dan adanya kamera CCTV untuk meningkatkan keamanan.

“Digitalisasi ini pada tahap selanjutnya akan didukung dengan bangunan TPK yang khas dengan Perhutani dan didukung dengan sarana prasarana yang lengkap, sistem keamanan yang memadai, penataan ruang dan tempat penyimpanan kayu yang memudahkan pencarian kavling yang ada di TPK, sehingga harapan modernisasi TPK menjadi lebih baik secara fisik, pelayanan dan pengelolaan,” ungkap Natalas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.