Gojek Gandeng Korlantas Polri Perkuat Komitmen Keselamatan Berkendara
AKURAT.CO Gojek, layanan on-demand dari Grup GoTo menggandeng Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) dalam acara Apel Keselamatan Berkendara bersama ratusan mitra driver Gojek.
Presiden Gojek, Unit Bisnis On-Demand Service GoTo, Catherine Hindra Sutjahyo mengatakan kegiatan apel ini dilakukan untuk menguatkan komitmen bersama mengenai pentingnya keselamatan berkendara sekaligus sebagai dukungan Korlantas Polri dan perusahaan terhadap keamanan serta keselamatan penumpang dan mitra driver dari resiko kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, perlindungan dan kenyamanan bagi seluruh pihak, termasuk mitra driver dan pelanggan merupakan hal utama dalam ekosistem Gojek.
Sejak 2019 atas dasar kesamaan visi bersama, kami telah menjadi pelopor kerja sama dengan Korlantas dalam meningkatkan keselamatan berkendara, khususnya bagi mitra driver Gojek yang memang sehari-harinya berada di jalan untuk mengantar penumpang maupun barang dan makanan sampai ke tujuan. Kami juga terus mengupayakan berbagai inisiatif untuk memastikan keselamatan dan keamanan pengguna melalui berbagai fitur teknologi," kata Catherine dalam keterangan tertulis, Selasa (23/5/2023).
Ditambahkan, ratusan ribu mitra driver Gojek dari 21 kota di Indonesia telah mengikuti pelatihan keselamatan berkendara yang dilaksanakan secara tatap muka dalam beberapa tahun terakhir, berkolaborasi bersama berbagai partner strategis termasuk Pemerintah seperti dengan Korlantas Polri.
Dalam rangka memberikan kemudahan untuk mengakses materi pelatihan keselamatan berkendara, kapan saja dan di mana saja, mitra juga dapat mendapatkan berbagai materi edukasi melalui fitur Tips Pintar dalam aplikasi GoPartner, aplikasi yang digunakan sehari-hari untuk operasional mitra, dan telah diakses lebih dari dari satu juta kali.
Kepala Korlantas Polri, Irjen (Pol.) Firman Shantyabudi menambahkan, pihaknya akan selalu mengedepankan tindakan preventif, edukatif, dan persuasif dalam hal keamanan dan keselamatan berkendara. Jumlah mitra driver Gojek yang besar dan tersebar di seluruh Indonesia dapat menjadi mitra strategis kami dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara dan mematuhi tata tertib lalu lintas.
"Oleh karena itu, kami mengapresiasi Gojek dan seluruh mitranya untuk selalu menjadi yang terdepan dalam membantu kepolisian lalu lintas memberikan edukasi keselamatan berkendara dan tertib lalu lintas baik kepada mitra driver Gojek maupun kepada masyarakat umum sehingga diharapkan dapat terus mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban kecelakaan,” tambah Firman.
Berbagai upaya dari Gojek dan mitra driver tersebut membuahkan hasil. Terlihat dari hasil penelitian dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) bahwa Gojek telah menjadi layanan transportasi online yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia. Lebih lanjut, penelitian tersebut mengungkapkan faktor keamanan menjadi faktor utama konsumen dalam memilih layanan transportasi online, diikuti oleh kualitas pelayanan dan kehandalan layanan yang dapat mendukung produktivitas.
Direktur Jenderal Hubungan Darat, Kementerian Perhubungan, Irjen (Pol.) Hendro Sugiatno turut mengapresiasi keseriusan dan komitmen jangka panjang Gojek dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan kepada seluruh pihak.
“Saya mengapresiasi langkah Gojek yang tidak berhenti berinovasi dalam memberikan dukungan serta perlindungan bagi mitra driver, salah satunya melalui edukasi keselamatan berkendara sehingga dapat terus memberikan pelayanan berkualitas bagi masyarakat. Keselamatan berkendara adalah faktor utama dalam penyediaan layanan transportasi bagi masyarakat. Besar harapan kami, mitra driver Gojek dapat terus menjadi contoh baik bagi masyarakat untuk tertib lalu lintas," kata Hendro.
Program Swadaya Gojek
Pada Apel Keselamatan Berkendara dengan Korlantas, perusahaan juga menghadirkan Bazar Swadaya sebagai dukungan konkret untuk operasional mitra driver yang nyaman dan aman. Melalui program Bazar Swadaya yang rutin dijalankan di berbagai daerah, mitra driver perusahaan dapat membeli produk perawatan kendaraan dan paket sembako dari para Partner Swadaya dengan harga terjangkau.
Program Gojek Swadaya telah diluncurkan sejak 2016 sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada mitra driver untuk meringankan beban operasional sehari-hari mitra driver dan keluarganya. Program ini terdiri atas berbagai kemudahan akses ke promo dan layanan dengan harga terjangkau yang selalu dapat diakses mitra driver Gojek melalui aplikasi GoPartner.
Mitra driver dapat dengan mudah terkoneksi dengan program perlindungan bekerja seperti BPJS Ketenagakerjaan dan berbagai asuransi terjangkau lainnya bagi diri dan keluarga yang dapat menjadi tambahan perlindungan diluar asuransi perjalanan yang telah diberikan Gojek. Saat ini, Gojek Swadaya telah dimanfaatkan oleh lebih dari Rp450.000 mitra driver di seluruh Indonesia dan dapat membantu mereka menghemat biaya operasional hingga 15% per bulannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK



