PLN EPI dan Timas Suplindo Teken Kontrak Pipa Gas WNTS–Pemping
Dedi Hidayat | 2 November 2025, 10:35 WIB

AKURAT.CO PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menandatangani kontrak Engineering, Procurement, Construction and Installation (EPCI ) Proyek Pipa Gas West Natuna Transportation System (WNTS) – Pulau Pemping bersama PT Timas Suplindo.
Proyek strategis ini akan menjadi tonggak penting dalam menyalurkan gas bumi dari wilayah Natuna ke sistem kelistrikan domestik, khususnya untuk memperkuat pasokan energi di Batam dan wilayah Kepulauan Riau.
Penandatanganan kontrak EPCI merupakan tindak lanjut dari penandatanganan LoInpada tanggal 3 Oktober 2025 dan diharapkan Commercial Operation Date (COD) pada awal 2026.
Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, menjelaskan bahwa penandatangan kontrak ini menjadi langkah kongkrit PLN dan PLN EPI untuk melaksanakan penugasan Menteri ESDM untuk membangun dan mengoperasikan ruas pipa WNTS-Pemping yang bertujuan untuk memperkuat pasokan gas domestik.
Penandatanganan kontrak EPCI merupakan tindak lanjut dari penandatanganan LoInpada tanggal 3 Oktober 2025 dan diharapkan Commercial Operation Date (COD) pada awal 2026.
Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, menjelaskan bahwa penandatangan kontrak ini menjadi langkah kongkrit PLN dan PLN EPI untuk melaksanakan penugasan Menteri ESDM untuk membangun dan mengoperasikan ruas pipa WNTS-Pemping yang bertujuan untuk memperkuat pasokan gas domestik.
Baca Juga: PLN EPI dan KIS Biofuels Kembangkan Energi Terbarukan Berbasis Limbah Jadi BioCNG
“Proyek ini akan memperkuat sistem kelistrikan baik di Batam, Sumatera Bagian Tengah maupun Jawa Bagian Barat dengan mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi dari wilayah kerja Natuna,” kata Rakhmad dalam keterangannya, Minggu (2/11/2025).
Lebih lanjut, Rakhmad menambahkan bahwa proyek ini mencakup pekerjaan offshore dan onshore, termasuk proses tie-in dengan jaringan pipa eksisting baik WNTS maupun Pemping serta pembangunan Onshore Receiving Facility (ORF) di Pulau Pemping.
Rakhmad optimistis kolaborasi dengan Timas Suplindo akan memastikan proyek berjalan dengan selamat, aman, tepat waktu, dan memenuhi standar mutu tertinggi.
Sementara itu, Direktur Utama PT Timas Suplindo, Sulianto Entong, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan sekaligus komitmennya untuk melaksanakan proyek ini dengan standar keselamatan dan kualitas tertinggi.
“Kami berkomitmen menjalankan proyek ini dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Kolaborasi dengan PLN EPI menjadi bukti nyata sinergi antara BUMN energi dan industri nasional dalam membangun infrastruktur strategis untuk negeri,” ujarnya.
Pipa gas WNTS–Pemping diharapkan menjadi jalur utama penyaluran gas bumi dari wilayah Natuna ke Pulau Batam dan sekitarnya, mengurangi ketergantungan impor energi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi terutama di kawasan strategis Kepulauan Riau.
“Proyek ini akan memperkuat sistem kelistrikan baik di Batam, Sumatera Bagian Tengah maupun Jawa Bagian Barat dengan mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi dari wilayah kerja Natuna,” kata Rakhmad dalam keterangannya, Minggu (2/11/2025).
Lebih lanjut, Rakhmad menambahkan bahwa proyek ini mencakup pekerjaan offshore dan onshore, termasuk proses tie-in dengan jaringan pipa eksisting baik WNTS maupun Pemping serta pembangunan Onshore Receiving Facility (ORF) di Pulau Pemping.
Rakhmad optimistis kolaborasi dengan Timas Suplindo akan memastikan proyek berjalan dengan selamat, aman, tepat waktu, dan memenuhi standar mutu tertinggi.
Sementara itu, Direktur Utama PT Timas Suplindo, Sulianto Entong, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan sekaligus komitmennya untuk melaksanakan proyek ini dengan standar keselamatan dan kualitas tertinggi.
“Kami berkomitmen menjalankan proyek ini dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Kolaborasi dengan PLN EPI menjadi bukti nyata sinergi antara BUMN energi dan industri nasional dalam membangun infrastruktur strategis untuk negeri,” ujarnya.
Pipa gas WNTS–Pemping diharapkan menjadi jalur utama penyaluran gas bumi dari wilayah Natuna ke Pulau Batam dan sekitarnya, mengurangi ketergantungan impor energi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi terutama di kawasan strategis Kepulauan Riau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








