BPJPH Dorong Juru Sembelih Halal Perkuat Ekosistem Halal Nasional
Hefriday | 30 September 2025, 11:54 WIB

AKURAT.CO Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terus mendorong penguatan peran Juru Sembelih Halal (Juleha) sebagai salah satu pilar penting dalam memperkokoh ekosistem halal nasional. Hal ini ditegaskan langsung oleh Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan.
Menurut Haikal, Juleha menempati posisi strategis dalam rantai penyelenggaraan jaminan produk halal di Indonesia. Ia menilai, penguatan ekosistem halal tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus mencakup seluruh rantai produksi mulai dari hulu hingga hilir.
“Penguatan ekosistem halal nasional harus dilakukan dari hulu ke hilir. Juru sembelih halal merupakan salah satu pilar penting dalam memastikan kehalalan produk hasil sembelihan,” kata Haikal dalam keterangannya, Selasa (30/9/2025).
Dirinya menambahkan, peningkatan peran Juleha harus dibarengi dengan upaya peningkatan kompetensi. Langkah ini dinilai penting agar ekosistem halal di Indonesia tidak hanya diterima di dalam negeri, tetapi juga memiliki kredibilitas di tingkat global.
“Penguatan ekosistem halal nasional harus dilakukan dari hulu ke hilir. Juru sembelih halal merupakan salah satu pilar penting dalam memastikan kehalalan produk hasil sembelihan,” kata Haikal dalam keterangannya, Selasa (30/9/2025).
Dirinya menambahkan, peningkatan peran Juleha harus dibarengi dengan upaya peningkatan kompetensi. Langkah ini dinilai penting agar ekosistem halal di Indonesia tidak hanya diterima di dalam negeri, tetapi juga memiliki kredibilitas di tingkat global.
Baca Juga: Ketika BPJPH Apresiasi Ajinomoto
“Dengan kompetensi dan konsistensi yang terjaga, Juleha akan menjadi garda depan yang menentukan kualitas dan kredibilitas ekosistem halal Indonesia di mata dunia,” ujarnya.
Sejalan dengan hal itu, Sekretaris Utama BPJPH, Muhammad Aqil Irham, juga memberikan dorongan kepada para Juleha untuk terus meningkatkan kapasitas serta kinerjanya. Menurutnya, keberadaan Juleha yang profesional merupakan faktor penentu dalam menjamin kehalalan produk hewani yang dikonsumsi masyarakat.
“Juleha memiliki peran strategis dalam menjamin kehalalan produk hasil sembelihan yang dikonsumsi masyarakat. Konsistensi para Juleha sangat penting bagi ekosistem halal kita,” ujar Aqil.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Juleha Indonesia atas kontribusi nyata mereka dalam mendukung penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH) di tanah air. Menurut Aqil, dedikasi yang diberikan para Juleha telah membantu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap label halal pada produk konsumsi sehari-hari.
Lebih lanjut, Aqil menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, asosiasi Juleha, dan lembaga sertifikasi diperlukan agar sertifikasi halal tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan instrumen nyata untuk meningkatkan kualitas produk serta memperkuat daya saing di pasar global.
“Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan. Dengan begitu, sertifikasi halal bisa menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas penetrasi pasar produk halal Indonesia di dunia internasional,” tambahnya.
“Dengan kompetensi dan konsistensi yang terjaga, Juleha akan menjadi garda depan yang menentukan kualitas dan kredibilitas ekosistem halal Indonesia di mata dunia,” ujarnya.
Sejalan dengan hal itu, Sekretaris Utama BPJPH, Muhammad Aqil Irham, juga memberikan dorongan kepada para Juleha untuk terus meningkatkan kapasitas serta kinerjanya. Menurutnya, keberadaan Juleha yang profesional merupakan faktor penentu dalam menjamin kehalalan produk hewani yang dikonsumsi masyarakat.
“Juleha memiliki peran strategis dalam menjamin kehalalan produk hasil sembelihan yang dikonsumsi masyarakat. Konsistensi para Juleha sangat penting bagi ekosistem halal kita,” ujar Aqil.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Juleha Indonesia atas kontribusi nyata mereka dalam mendukung penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH) di tanah air. Menurut Aqil, dedikasi yang diberikan para Juleha telah membantu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap label halal pada produk konsumsi sehari-hari.
Lebih lanjut, Aqil menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, asosiasi Juleha, dan lembaga sertifikasi diperlukan agar sertifikasi halal tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan instrumen nyata untuk meningkatkan kualitas produk serta memperkuat daya saing di pasar global.
“Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan. Dengan begitu, sertifikasi halal bisa menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas penetrasi pasar produk halal Indonesia di dunia internasional,” tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK









