Dilantik Jadi Dirjen Migas, Laode Ungkap Dua Tugas Utama

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melantik Laode Sulaeman sebagai Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi.
Laode mengatakan ada dua tugas yang diberikan kepada dirinya setelah dilantik menjadi Dirjen Migas. Dua tugas tersebut, kata Laode meliputi lifting migas dan percepatan lapangan minyak dan gas (migas) yang harus segera dilelang.
“Apa yang beliau sampaikan kan garis besarnya, nah kita implementasikan secara teknis. Tadi lifting kita jaga, kemudian lapangan-lapangan yang harus dilelang segerakan, itu dua itu saja,” kata Laod di Kementerian ESDM, Jumat (29/8/2025).
Laode menambahkan, target lifting menjadi salah satu program prioritas yang perlu dikebut oleh pihaknya sesuai arahan Menteri Bahlil.“Tetap prioritasnya lifting. Karena itu setiap arahan Bapak Menteri selalu lifting,” tambahnya.
Baca Juga: Belum Genap Sebulan Menjabat, Menteri ESDM Copot Dirjen Migas
Diberitakan sebelumnya, Laode menggantikan posisi Tri Winarno yang sebelumnya menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Migas. Adapun, posisi Dirjen Migas sempat kosong sejak 10 Februari 2025 setelah Achmad Muchtasyar Dicopot dalam masa 1 bulan jabatannya.
Laode juga sebelumnya menjabat sebagai Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi
“Hari ini saya melantik Dirjen Migas yang dalam waktu beberapa bulan terakhir kosong yaitu bapak La Ode Suleman,” kata Bahlil di Kementerian ESDM, Jumat (29/8/2025).
Laode, kata Bahlil bakal bakal mengemban tugas berat untuk mendukung asta cita Presiden Prabowo Subianto terkait dengan ketahanan pangan dan swasembada energi.
Salah satu tugas yang diperintahkan kepada Laode yaitu melakukan kerjasama dengan SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). “Kemudian juga adalah bagaimana bisa mempersiapkan, mengalokasikan gas untuk domestik maupun market kita di luar negeri agar semuanya bisa berjalan,” ujarnya.
Perlu diketahui, Laode Sulaeman merupakan pria kelahiran Nganganaumala, Kota Baubau, pada 25 Mei 1971. Laode diketahui menempuh pendidikan tinggi di Universitas Indonesia (UI) hingga meraih gelar Magister Teknik Kimia pada 2002.
Sebelum menjabat Dirjen Migas, Laode diketahui menjabat sebagai Kepala Bagian Analisis dan Evaluasi di Biro Perencanaan, hingga Kepala Subdirektorat Investasi Ketenagalistrikan di Ditjen Ketenagalistrikan pada 2017.
Sejak 2022, Laode dipercaya menjabat sebagai Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah









