Donald Trump Respon Santai Rencana Uni Eropa Batasi Impor Produk Pangan AS

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, kembali menunjukkan sikap santainya dalam menanggapi kebijakan perdagangan internasional.
Kali ini, ia merespons rencana Uni Eropa yang ingin membatasi impor kedelai dan produk pangan AS yang dianggap tidak memenuhi standar mereka.
Mengutip dari laman Reuters, Trump menegaskan bahwa ia tidak khawatir dengan rencana tersebut.
"Biar saja mereka lakukan. Itu cuma akan merugikan mereka sendiri," kata Trump.
Mengacu pada laporan Financial Times, Komisi Eropa saat ini tengah mempertimbangkan pembatasan impor terhadap beberapa produk pangan AS yang dinilai tidak sesuai dengan regulasi Eropa.
Salah satu produk yang menjadi perhatian adalah kedelai yang menggunakan pestisida yang dilarang di Eropa.
Baca Juga: Bahli Sebut Batu Bara Bernyawa Lagi Imbas Trump Jadi Presiden
Langkah ini disebut sebagai upaya Uni Eropa untuk melindungi petani mereka sendiri. Namun, bagi Trump, kebijakan ini justru bisa menjadi bumerang bagi Uni Eropa.
Seorang pejabat Gedung Putih menegaskan bahwa Trump tetap berkomitmen untuk memperjuangkan perdagangan yang adil dan melindungi petani AS.
"Kami akan terus berupaya membuka pasar global bagi produk berkualitas tinggi dari Amerika," ujar pejabat tersebut.
Trump dikenal sebagai sosok yang kerap mengambil langkah tegas dalam kebijakan perdagangan.
Baca Juga: Ketika Kebijakan Trump Jadi Sumber Ketidakpastian Baru bagi The Fed
Ia menegaskan bahwa AS tetap berpegang pada prinsip reciprocal trade atau perdagangan timbal balik.
Artinya, jika suatu negara membatasi produk AS, maka AS bisa membalas dengan kebijakan serupa.
Ini menjadi strategi Trump untuk melindungi kepentingan ekonomi domestik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







