Akurat

Apa Itu Hadas? Pengertian, Jenis, dan Cara Bersuci yang Wajib Diketahui

Idham Nur Indrajaya | 23 Februari 2026, 14:33 WIB

 

AKURAT.CO Pernah merasa sudah bersih tapi tetap tidak boleh shalat? Banyak orang mengira cukup mandi atau mencuci tangan agar dianggap suci. Padahal dalam Islam, kesucian tidak hanya soal kebersihan fisik. Di sinilah pentingnya memahami apa itu hadas, sebuah kondisi yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari namun sering disalahartikan.

Hadas bukan kotoran yang terlihat, melainkan keadaan tidak suci secara ritual yang membuat seseorang belum boleh melakukan ibadah tertentu. Memahami konsep hadas penting karena berkaitan langsung dengan sah atau tidaknya shalat.


Apa Itu Hadas?

Hadas adalah kondisi tidak suci secara ritual dalam Islam yang menghalangi seseorang melakukan ibadah seperti shalat sebelum bersuci.

Hadas harus disucikan dengan cara tertentu, yaitu:

  • Wudhu → untuk hadas kecil

  • Mandi wajib (mandi junub) → untuk hadas besar

  • Tayamum → jika tidak ada air

Hadas berbeda dari najis karena tidak terlihat secara fisik, tetapi tetap memengaruhi keabsahan ibadah.


Pengertian Hadas dalam Islam

Secara bahasa, hadas berasal dari kata Arab yang berarti sesuatu yang terjadi atau muncul. Dalam istilah fikih, hadas berarti keadaan tidak suci yang menghalangi seseorang melakukan ibadah sampai ia bersuci kembali.

Hadas bersifat maknawi atau hukum, bukan materi yang bisa dilihat. Seseorang bisa terlihat bersih secara fisik tetapi tetap dianggap berhadas secara hukum agama.

Karena itu, bersuci dari hadas menjadi syarat sah ibadah seperti:

  • Shalat

  • Tawaf

  • Menyentuh mushaf Al-Qur’an

Tanpa bersuci dari hadas, ibadah tersebut tidak dianggap sah.


Jenis Hadas dalam Islam

1. Hadas Kecil

Hadas kecil adalah kondisi tidak suci yang bisa dihilangkan dengan wudhu atau tayamum.

Beberapa contoh hadas kecil:

  • Buang air kecil atau besar

  • Kentut

  • Tidur nyenyak

  • Pingsan atau hilang kesadaran

  • Menyentuh kemaluan tanpa penghalang

Cara menghilangkan hadas kecil:

  • Berwudhu

  • Tayamum jika tidak ada air

Hadas kecil termasuk kondisi yang paling sering terjadi dalam aktivitas sehari-hari.


2. Hadas Besar

Hadas besar adalah kondisi tidak suci yang hanya dapat dihilangkan dengan mandi wajib.

Contoh hadas besar:

  • Keluar air mani

  • Hubungan suami istri

  • Haid

  • Nifas

  • Junub

Cara menghilangkan hadas besar:

  • Mandi wajib (mandi junub)

Tanpa mandi wajib, seseorang tidak diperbolehkan melakukan shalat meskipun sudah berwudhu.


Perbedaan Hadas dan Najis yang Sering Disalahpahami

Banyak orang menganggap hadas sama dengan najis, padahal keduanya berbeda.

Perbedaan hadas dan najis:

Hadas

  • Tidak suci secara ritual

  • Tidak terlihat

  • Disucikan dengan wudhu atau mandi

  • Membatalkan ibadah

Najis

  • Tidak suci secara fisik

  • Bisa dilihat atau dirasakan

  • Disucikan dengan dicuci

  • Membatalkan ibadah jika masih menempel

Seseorang bisa saja tidak terkena najis tetapi tetap berhadas, misalnya setelah tidur atau buang angin.


Kenapa Memahami Hadas Itu Penting?

Masih banyak orang yang fokus pada kebersihan fisik tetapi lupa kesucian ritual. Akibatnya, mereka merasa sudah suci padahal ibadahnya belum sah secara hukum.

Memahami hadas penting karena:

  • Menentukan sah tidaknya shalat

  • Berkaitan dengan kewajiban wudhu

  • Menghindari kesalahan ibadah

  • Membantu menjaga kesucian diri

Kesalahan kecil seperti lupa wudhu bisa membuat shalat harus diulang.


Contoh Hadas dalam Kehidupan Sehari-hari

Bayangkan seseorang berangkat kerja pagi hari lalu shalat Subuh dalam keadaan suci. Di perjalanan ia tertidur di kendaraan umum sampai lelap.

Meski tubuhnya tetap bersih, kondisi tersebut membuatnya berhadas kecil. Artinya, sebelum shalat Dzuhur ia harus berwudhu kembali.

Contoh lain:

Seseorang mandi pagi sebelum bekerja. Secara fisik ia bersih, tetapi jika ia buang air kecil setelah itu, ia tetap harus berwudhu sebelum shalat.

Situasi seperti ini menunjukkan bahwa hadas bukan soal kotor atau bersih secara kasat mata.

Baca Juga: Menelan Air Wudhu saat Berpuasa, Apakah Puasanya Batal?

Baca Juga: Apakah Makan dan Minum Membatalkan Wudhu? Ini Penjelasan Lengkap Menurut Ulama dan Dalilnya


Hadas dan Gaya Hidup Modern

Di tengah kehidupan yang serba cepat, banyak orang menyepelekan wudhu atau mandi wajib karena dianggap sekadar ritual. Padahal konsep hadas mengajarkan disiplin menjaga kesucian sebelum ibadah.

Menariknya, kesadaran tentang hadas sering meningkat ketika seseorang mulai lebih serius menjalankan agama. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman dasar seperti hadas justru menjadi fondasi praktik ibadah sehari-hari.

Bagi pelajar, pekerja, hingga mahasiswa, memahami hadas membantu menghindari keraguan saat hendak shalat di sekolah, kampus, atau kantor.


Kenapa Banyak Orang Salah Paham tentang Hadas?

Sebagian orang mengira hadas sama dengan kotoran. Padahal hadas adalah konsep hukum ibadah, bukan sekadar kebersihan.

Kesalahpahaman biasanya terjadi karena:

  • Kurangnya pemahaman fikih dasar

  • Belajar agama secara parsial

  • Menganggap mandi biasa sama dengan mandi wajib

  • Tidak memahami perbedaan hadas dan najis

Padahal pemahaman hadas adalah dasar dari ilmu bersuci dalam Islam.


Penutup: Hadas Bukan Sekadar Soal Bersih atau Kotor

Memahami hadas mengingatkan bahwa kesucian dalam ibadah tidak selalu terlihat oleh mata. Ada aturan yang harus dijaga meski tampak sederhana, seperti wudhu sebelum shalat atau mandi wajib setelah hadas besar.

Kesadaran kecil seperti ini sering menjadi pembeda antara ibadah yang sekadar dilakukan dan ibadah yang benar-benar dijaga. Mungkin terlihat sederhana, tetapi dari hal-hal dasar seperti hadaslah disiplin spiritual terbentuk.

Memahami konsep ini bisa menjadi langkah awal untuk memperbaiki kualitas ibadah sehari-hari.

Baca Juga: Tak Sekadar untuk Menghilangkan Hadas, ini Manfaat Menakjubkan Melakukan Wudhu

Baca Juga: Apakah Menangis Membatalkan Wudhu? Ini Penjelasan Ulama yang Perlu Kamu Tahu

FAQ

Apa yang dimaksud dengan hadas kecil?

Hadas kecil adalah kondisi tidak suci secara ritual yang mengharuskan seseorang berwudhu sebelum melaksanakan ibadah seperti shalat. Contoh hadas kecil antara lain buang air kecil, buang angin, tidur nyenyak, atau hilang kesadaran. Hadas jenis ini tidak memerlukan mandi wajib dan cukup disucikan dengan wudhu atau tayamum jika tidak ada air.

Apa yang termasuk hadas besar dalam Islam?

Hadas besar adalah keadaan tidak suci yang hanya dapat dihilangkan dengan mandi wajib atau mandi junub. Beberapa contoh hadas besar dalam Islam meliputi hubungan suami istri, keluarnya air mani, haid, dan nifas setelah melahirkan. Seseorang yang mengalami hadas besar tidak boleh melaksanakan shalat sebelum melakukan mandi wajib.

Apa perbedaan hadas dan najis?

Perbedaan hadas dan najis terletak pada sifatnya. Hadas adalah ketidak-sucian ritual yang tidak terlihat dan harus disucikan dengan wudhu atau mandi wajib. Sementara najis adalah kotoran fisik seperti darah atau air kencing yang bisa dilihat dan harus dibersihkan dengan air sampai hilang zatnya sebelum melakukan ibadah.

Bagaimana cara menghilangkan hadas dengan benar?

Cara menghilangkan hadas tergantung pada jenisnya. Hadas kecil disucikan dengan wudhu sesuai tata cara yang benar, sedangkan hadas besar harus dihilangkan dengan mandi wajib hingga seluruh tubuh terkena air. Jika air tidak tersedia atau tidak memungkinkan digunakan, tayamum dapat menjadi pengganti bersuci sementara.

Apakah mandi biasa bisa menghilangkan hadas?

Mandi biasa belum tentu menghilangkan hadas besar jika tidak disertai niat mandi wajib dan memastikan seluruh tubuh terkena air. Untuk menghilangkan hadas besar, mandi harus dilakukan dengan niat bersuci dan membasahi seluruh bagian tubuh tanpa ada yang terlewat. Jika hanya mandi untuk kebersihan biasa, seseorang bisa saja tetap dianggap berhadas.

Kapan seseorang dianggap dalam keadaan berhadas?

Seseorang dianggap dalam keadaan berhadas ketika mengalami hal-hal yang membatalkan wudhu atau menyebabkan hadas besar, seperti buang air, tidur nyenyak, atau keluar mani. Dalam kondisi ini, seseorang tidak boleh melaksanakan shalat sebelum melakukan bersuci sesuai ketentuan.

Apakah hadas membatalkan shalat?

Hadas dapat membuat shalat menjadi tidak sah jika seseorang melaksanakannya tanpa bersuci terlebih dahulu. Karena hadas dalam Islam berkaitan dengan syarat sah ibadah, seseorang wajib memastikan dirinya sudah berwudhu atau mandi wajib sebelum shalat agar ibadahnya diterima secara hukum.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.