Punya Jejaring Lima Poros Pesantren, Gus Rozin Dinilai Berpeluang Jadi Ketum PBNU

AKURAT.CO Menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, dinamika bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) semakin menghangat.
Salah satu nama yang dinilai memiliki peluang dalam kontestasi tersebut adalah KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin.
Penilaian itu disampaikan Mufid Rahmat, kader NU asal Boyolali, melalui sebuah tulisan opini.
Dalam opininya, Mufid menilai Gus Rozin sebagai figur yang memiliki karakter kepemimpinan tenang dan tidak konfrontatif.
Ia juga menyebut Gus Rozin berpotensi menjadi perekat berbagai elemen di lingkungan jam'iyah NU.
Menurut Mufid, kemunculan Gus Rozin dalam bursa calon Ketum PBNU dipandang sebagian kalangan NU kultural maupun struktural sebagai harapan baru bagi upaya memperkuat kebersamaan organisasi.
Ia menyebut Gus Rozin memilih maju melalui jalur yang disebut sebagai “poros tengah”, yakni pendekatan yang berupaya mempertemukan berbagai kelompok di lingkungan NU, bukan membentuk poros yang saling berhadapan.
“Poros tengah adalah poros yang mempertemukan, bukan poros baru yang diametral,” kata Mufid, Kamis (13/8/2026).
Lima Prinsip Kepemimpinan
Mufid menyebut NU membutuhkan kepemimpinan yang kuat sekaligus berorientasi pada pelayanan kepada umat.
Dalam pandangannya, Gus Rozin mengusung lima prinsip kepemimpinan, yakni akhlakul karimah, musyawarah, keadilan, khidmah, dan maslahah.
Kelima prinsip tersebut dinilai relevan dengan tantangan yang dihadapi NU pada awal abad kedua.
Mufid juga menguraikan latar belakang pendidikan Gus Rozin yang disebut memiliki dua basis keilmuan, yakni pendidikan agama di lingkungan pesantren dan pendidikan umum.
Bidang yang ditempuh antara lain filsafat, tarbiyah, manajemen pendidikan dan kepemimpinan, hingga pendidikan doktoral.
Baca Juga: Minyak Sawit Merah Berpotensi Dukung Peningkatan Gizi Masyarakat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah







