Jokowi Sebut Mesin Politik PSI Hampir Lengkap, Bidik Kemenangan Besar pada 2029

AKURAT.CO Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), menyatakan struktur, organisasi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hampir sepenuhnya terbentuk hingga ke daerah.
Menurutnya, jaringan kepengurusan yang semakin lengkap menjadi modal penting bagi PSI untuk menghadapi Pemilu 2029.
Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (1/8/2026).
Jokowi mengungkapkan, seluruh kepengurusan tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di Indonesia telah terbentuk.
"Saya baru saja menerima laporan. Alhamdulillah, puji Tuhan, kepengurusan DPW sudah terbentuk 100 persen," ujar Jokowi.
Selain itu, pembentukan kepengurusan di tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota disebut telah mencapai sekitar 97 persen. Sementara struktur di tingkat kecamatan telah terbentuk sekitar 84 persen.
Menurut Jokowi, masih adanya dinamika internal di beberapa daerah membuat penyelesaian kepengurusan tingkat kabupaten/kota belum sepenuhnya rampung secara administratif.
"Sebetulnya sudah hampir selesai. Tinggal beberapa daerah yang masih menyelesaikan persoalan internal," katanya.
Ayah Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep itu optimistis pembentukan kepengurusan hingga tingkat paling bawah, termasuk RT dan RW, dapat diselesaikan sebelum akhir 2026. Saat ini, struktur di tingkat RT/RW disebut telah mencapai sekitar 28 persen.
Jokowi menilai keberadaan organisasi hingga tingkat akar rumput akan menjadi kekuatan utama PSI dalam membangun mesin politik yang solid menjelang kontestasi Pemilu 2029.
Baca Juga: Jokowi Tegas ke PSI: Jangan Dikit-dikit ke Solo
"Dari struktur sampai tingkat RT inilah nantinya akan lahir mesin partai yang kuat untuk menghadapi Pemilu 2029," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November








