PDIP Minta Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Mahasiswa: Aspirasi Harus Ditindaklanjuti

AKURAT.CO DPP PDI Perjuangan (PDIP) meminta seluruh pihak menyikapi gelombang aksi mahasiswa secara bijak.
Partai berlambang banteng itu menilai pemerintah perlu membuka ruang dialog dan menjadi pendengar yang baik terhadap berbagai kritik yang disampaikan publik.
Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, mengatakan aspirasi mahasiswa tidak hanya perlu didengar, tetapi juga harus menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan kebijakan pemerintah.
“PDI Perjuangan mengimbau semua pihak untuk lebih arif dan bijaksana. Pemerintah juga perlu terbuka terhadap kritik dan menjadi pendengar yang baik. Apa yang menjadi aspirasi mahasiswa perlu diserap dan ditindaklanjuti dalam kebijakan pemerintah,” kata Said kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Said menilai kritik yang muncul terhadap sejumlah program pemerintah harus dijawab dengan langkah-langkah perbaikan yang konkret.
Salah satu isu yang saat ini menjadi perhatian publik, menurutnya, adalah tata kelola di Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kalau memang ada kekurangan dalam pelaksanaan program pemerintah, seperti yang saat ini menjadi sorotan terkait tata kelola Badan Gizi Nasional, maka hal itu perlu dibenahi,” ujarnya.
Ketua Badan Anggaran DPR RI itu mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, BGN saat ini tengah melakukan konsolidasi internal dan pemetaan ulang terhadap program serta anggaran yang dimiliki.
“Sepengetahuan saya, BGN saat ini juga sedang melakukan konsolidasi dan pemetaan ulang terhadap anggaran serta program-programnya,” kata Said.
Menurut dia, pemerintah pada dasarnya telah merespons berbagai masukan yang berkembang di tengah masyarakat.
Namun, tantangan yang masih perlu diperbaiki adalah bagaimana respons tersebut dikomunikasikan kepada publik.
Baca Juga: RUU Perkoperasian Harus Jadi Momentum Reformasi Koperasi Nasional
“Pada dasarnya pemerintah sudah merespons berbagai masukan yang berkembang di masyarakat. Yang menjadi tantangan adalah bagaimana respons tersebut dikomunikasikan kepada publik secara lebih baik,” tuturnya.
Said berharap komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah dan masyarakat dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus memastikan berbagai kebijakan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 2Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 5Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 6Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 7Blue Bird Cetak Laba Rp474 Miliar, Salah Satunya Ditopang oleh Keuntungan Penjualan Armada yang Melonjak
- 8Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Barcelona vs Aston Villa, MU vs AS Roma
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









