PP AMPG Tegas Lawan Pelecehan, Dorong Ruang Digital Aman bagi Perempuan Jelang Hari Kartini

AKURAT.CO Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) menegaskan komitmennya dalam melawan pelecehan serta mendorong terciptanya ruang digital yang aman dan inklusif bagi perempuan menjelang peringatan Hari Kartini.
Komitmen tersebut disampaikan dalam diskusi bertajuk “Ruang Digital yang Aman untuk Perempuan: Antara Hak, Batas, dan Realitas Politik” yang diselenggarakan PP AMPG bersama Golkar Institute.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari kalangan legislatif, pemerintahan, dan lembaga independen, serta diikuti peserta dari berbagai organisasi kepemudaan.
Wakil Ketua Umum PP AMPG Bidang Perempuan, Perlindungan Anak, dan Budaya, Benazir Komarudin, mengatakan isu perlindungan perempuan di ruang digital harus menjadi bagian dari agenda strategis.
“Semangat Kartini untuk kesetaraan gender hari ini tidak hanya milik perempuan, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama untuk menciptakan ruang yang adil dan aman. Hal ini tercermin dari diskusi hari ini yang sekitar 60 persen pesertanya adalah laki-laki,” kata Benazir.
Plt. Sekretaris Jenderal PP AMPG, Ubaidillah, menegaskan Partai Golkar terbuka bagi generasi muda dan terus mendorong regenerasi dalam politik.
“Partai Golkar adalah partai yang terbuka dan siap menerima anak muda. Regenerasi adalah keniscayaan, dan kita harus terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Baca Juga: Musda Golkar DKI 2025: Zaki Iskandar Dapat Dukungan Kuat dari AMPG DKI
Diskusi ini menghadirkan Anggota DPRD DKI Jakarta Farah Savira, Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Alfreno Kautsar R., serta Komisioner Komnas Perempuan periode 2020–2025 Siti Aminah Tardi.
Dalam forum tersebut, Siti Aminah menyoroti pentingnya edukasi sejak dini, khususnya kepada anak laki-laki, untuk memahami batasan dan menghormati orang lain. Dirinya juga menegaskan bahwa kekerasan seksual tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga nonfisik, termasuk komentar yang merendahkan tubuh seseorang.
“Hal-hal yang dianggap candaan bisa berdampak serius pada korban, termasuk terhadap rasa aman dan kesehatan mental,” ujarnya.
Alfreno menambahkan bahwa ruang digital memiliki konsekuensi hukum yang sama dengan ruang fisik. Dia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga ruang digital tetap aman.
“Ibu Menteri Meutya Hafid mendorong melalui PP TUNAS untuk menciptakan ruang digital yang aman bagi perempuan dan anak. Kini, masyarakat juga perlu turut mengawal, termasuk tidak membuatkan akun bagi anak di bawah umur,” ujarnya.
Sementara itu, Farah Savira menekankan pentingnya masyarakat untuk mengetahui fasilitas yang tersedia di daerah masing-masing. Dia menyoroti pentingnya mekanisme pelaporan dan pendampingan bagi korban melalui layanan UPT PPA.
Farah menjelaskan bahwa layanan pengaduan tersedia melalui hotline, dengan dukungan psikolog gratis di sekitar 44 pos SAPA di tingkat kecamatan di DKI Jakarta, serta pendampingan paralegal dan konselor yang difasilitasi pemerintah daerah.
Baca Juga: Peringati Hari Kartini dan Hari Anak Sedunia, AMPG Hadirkan Perpustakaan Keliling Lahadalia
Sebagai hasil diskusi, peserta mendorong penguatan pendidikan seksual sejak dini, peningkatan literasi digital, serta kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih aman.
PP AMPG bersama peserta juga menghasilkan pernyataan bersama sebagai langkah konkret untuk mendorong ruang digital dan dunia politik yang aman, inklusif, dan berkeadilan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 6Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







