Muzani: Jika Prabowo Berhasil Jadi Mediator Iran-AS-Israel, Itu Membanggakan Indonesia

AKURAT.CO Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menilai, upaya Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi mediator antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel akan menjadi langkah yang membanggakan apabila dapat terwujud.
Menurut Muzani, Indonesia memiliki kepentingan untuk mendorong perdamaian dunia serta meredakan ketegangan yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah.
“Kalau itu bisa dilakukan, saya kira sesuatu yang membanggakan. Ada upaya dari Indonesia untuk meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah. Mudah-mudahan itu bisa dilakukan,” ujar Muzani saat ditemui di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).
Meski demikian, ia menekankan bahwa langkah tersebut harus mempertimbangkan perkembangan situasi di lapangan.
“Kita harus lihat keadaan dan perkembangan situasi yang terjadi di sana,” katanya.
Soal Desakan Mundur dari BoP
Menanggapi adanya dorongan dari sejumlah pihak, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI), agar Indonesia mundur dari forum Board of Peace (BoP), Muzani meyakini Presiden Prabowo terus mencermati dinamika yang berkembang, baik di Timur Tengah maupun di dalam negeri.
“Presiden akan terus mencermati keadaan di Timur Tengah, termasuk mendengarkan dan membaca pandangan yang berkembang di tanah air dari semua lapisan masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: KPK Angkat Suara soal Belanja Mobil Dinas Rp8 Miliar Pemprov Kaltim, Transparansi Jadi Sorotan
Saat ditanya apakah Presiden mengetahui adanya desakan tersebut, Muzani menjawab singkat, “Saya kira Presiden sudah tahu.”
Waspadai Dampak Ekonomi
Selain aspek diplomasi, Muzani juga menyoroti potensi dampak konflik terhadap kondisi ekonomi dalam negeri, seperti kenaikan harga minyak dunia yang bisa berimbas pada harga LPG dan bahan pokok.
Ia menegaskan pentingnya menjaga stabilitas nasional agar Indonesia mampu menghadapi dampak konflik internasional.
Muzani pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan di tengah situasi global yang tidak menentu.
“Kita harus jaga kekompakan, persatuan, dan kebersamaan. Hanya dengan itu beban yang berat bisa kita pikul secara bersama-sama,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








