Golkar Pastikan PAW Adies Kadir Sesuai Perolehan Suara, Surat Sudah Dikirim

AKURAT.CO Partai Golkar memastikan proses pergantian antarwaktu (PAW) terhadap Adies Kadir yang kini menjabat sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK), telah berjalan sesuai mekanisme partai dan ketentuan perundang-undangan.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat terkait proses PAW tersebut.
"Sudah kita kirim suratnya. Jadi di Golkar sebenarnya, lazim di Golkar itu hanya menyebut digantikan oleh caleg dengan perolehan suara berikutnya," kata Sarmuji, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga: Laporan terhadap Adies Kadir ke Majelis Kehormatan MK Tidak Berdasar
"Kadang-kadang memang kita cantumkan namanya, kadang-kadang tidak. Jadi kalau ada keperluan untuk mencantumkan namanya untuk menegaskan, kita cantumkan. Kalau enggak, enggak. Tapi sering juga tidak kita cantumkan namanya," tambahnya.
Ketua Fraksi Golkar DPR ini menegaskan, mekanisme PAW di Golkar berpegang pada prinsip kepastian hukum dan penghormatan terhadap hasil suara rakyat dalam pemilu.
Pengganti anggota legislatif yang mundur atau beralih jabatan dipastikan berasal dari calon legislatif dengan perolehan suara terbanyak berikutnya di daerah pemilihan yang sama.
Baca Juga: Adies Kadir Janji Bakal Mundur dari Perkara yang Berpotensi Konflik Kepentingan
"Tapi yang jelas di Golkar ada kepastian hukum. Tidak bisa di Golkar itu terus caleg dengan perolehan suara terbanyak berikutnya dilompati oleh caleg yang suaranya lebih kecil, itu enggak ada di Golkar. Kalau nyaleg di Golkar aman lah itu. Enggak akan kita mempermainkan keputusan rakyat yang sudah mereka lakukan dalam pemilu," tegasnya.
Menurutnya, posisi yang ditinggalkan Adies akan langsung diisi oleh caleg dengan suara sah terbanyak setelahnya, tanpa ada lompatan urutan. "Jadi kalau penggantinya Pak Adies, ya akan digantikan oleh caleg dengan perolehan suara berikutnya, bukan oleh caleg yang berikutnya, berikutnya lagi," katanya.
Dengan demikian, Golkar memastikan proses PAW berjalan transparan dan sesuai prinsip demokrasi elektoral, yakni menghormati urutan perolehan suara hasil pemilu sebagai dasar legitimasi pengganti anggota legislatif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan






