Masinton Pasaribu Dukung Arah Kebijakan Prabowo: Punya Semangat Sosialis dan Pro-Rakyat

AKURAT.CO Politikus PDI Perjuangan yang juga Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyatakan dukungannya terhadap arah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menilai kebijakan-kebijakan tersebut berpihak pada rakyat kecil dan selaras dengan semangat sosialis dalam Pancasila.
Pernyataan itu disampaikan Masinton dalam acara Sarasehan Aktivis Lintas Generasi: Memperingati Reformasi 1998 di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (21/5/2025).
“Pembangunan negara itu memang sosialis, dan Pancasila itu sosialis. Presiden Prabowo, meski tidak secara eksplisit menyebut negara ini menganut sosialisme, tapi arah kebijakannya jelas ke sana,” kata Masinton.
Ia menyoroti dua program unggulan Prabowo yang dianggap merepresentasikan keadilan sosial: Koperasi Desa Merah Putih dan Sekolah Rakyat.
Menurutnya, konsep 80.000 koperasi desa yang masing-masing didukung dana Rp5 miliar menunjukkan keberpihakan langsung pada masyarakat desa.
"Kalau dikalkulasi, itu berarti Rp400 triliun akan digelontorkan ke desa-desa. Ini langkah revolusioner,” ungkapnya.
Baca Juga: Kejagung Tetapkan Bos Sritex Serta Mantan Petinggi Bank BJB dan Bank DKI sebagai Tersangka
Masinton juga mengapresiasi konsep Sekolah Rakyat, yang menurutnya lebih dari sekadar penyediaan fasilitas pendidikan.
“Ternyata bukan hanya sekolah biasa. Anak-anak miskin ekstrem disiapkan asrama, guru, makan, dan tinggal di sana. Ini konkret menyentuh kebutuhan rakyat,” jelasnya.
Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan utama dalam realisasi program-program tersebut adalah lemahnya birokrasi.
“Pemimpinnya larinya kencang, tapi birokratnya masih jalan pelan. Saya alami itu langsung di daerah. Konsolidasi internal penting, bangun sistemnya dulu,” katanya.
Sebagai contoh, ia menyebutkan masih ada daerah yang belum mengadopsi digitalisasi, bahkan untuk absensi pegawai masih dilakukan secara manual.
Untuk memastikan tata kelola program berjalan bersih dan transparan, Masinton menegaskan komitmennya melibatkan aparat penegak hukum sejak tahap perencanaan.
“Saya sampaikan ke Kejaksaan dan KPK bahwa kami akan libatkan koordinator pencegahan korupsi dalam penyusunan anggaran dan program. Ini bentuk komitmen antikorupsi,” tegasnya.
Masinton menegaskan, semangat reformasi yang sejati adalah memastikan kebijakan negara benar-benar menyentuh rakyat, bukan hanya sekadar slogan.
Baca Juga: Merasa Selalu Lelah? Bisa Jadi Masalah Kesehatan Serius yang Diam-diam Mengintai
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia









