Bahlil Bantah Isu Matahari Kembar: Silaturahmi Lebaran, Bukan Politik!

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, angkat bicara soal spekulasi 'matahari kembar' yang muncul setelah sejumlah menteri sowan ke rumah Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Solo saat Lebaran.
Menurut Bahlil, silaturahmi saat Idulfitri adalah hal yang sangat wajar dan disunahkan dalam Islam, tanpa kaitannya dengan dinamika politik.
Dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (16/4/2025), Bahlil menegaskan, momen Lebaran adalah saat untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan kekerabatan, bukan untuk membahas politik.
Ia menekankan, pergantian kepemimpinan akan terjadi saat Pemilu, bukan dalam pertemuan Lebaran.
“Silaturahmi itu sunah, jangan politisasi hari raya. Ini momen untuk saling bermaaf-maafan, bukan soal politik,” tegas Bahlil yang juga menjabat Menteri ESDM.
Isu mengenai 'matahari kembar' atau dualisme kepemimpinan mencuat di tengah spekulasi publik tentang hubungan antara Jokowi dan sejumlah menteri yang mengunjungi kediamannya di Solo.
Baca Juga: Golkar Tegas Bantah Isu 'Matahari Kembar' dalam Pemerintahan Prabowo
Beberapa menteri, termasuk Sakti Wahyu Trenggono, Budi Gunadi Sadikin, hingga Bahlil Lahadalia, diketahui melakukan silaturahmi ke Jokowi dan menyebutnya sebagai "bos" mereka.
Bahlil pun memastikan, kunjungan tersebut tidak lebih dari sekadar silaturahmi hari raya.
"Tidak ada yang lebih dari itu, saya juga mengunjungi rumah Presiden Jokowi hanya untuk merayakan Lebaran bersama keluarga," jelasnya.
Dengan tegas, Bahlil menolak spekulasi politik yang berkembang dan meminta masyarakat untuk tidak mengaitkan momen lebaran dengan isu kepemimpinan yang masih jauh dari realisasinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







