Meski Tuai Banyak Kritik, Golkar Komitmen Selalu Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

AKURAT.CO Partai Golkar menegaskan komitmennya, untuk selalu mendukung Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam menghadapi berbagai persoalan dan tantangan yang ada.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham, merespons banyaknya kritikan yang datang kepada pemerintahan Prabowo-Gibran usai Revisi Undang-Undang TNI resmi disahkan sebagai Undang-Undang oleh DPR RI.
Dia mengatakan, Golkar adalah partai yang mempunyai karakter pembaharuan. Adanya Revisi UU TNI, juga menjadi salah satu hal yang tentunya didukung oleh Partai Golkar untuk kepentingan bangsa dan negara.
"Golkar sebagai sebuah partai yang salah satu ciri karakternya adalah pembaharuan, maka tentu juga tetap nanti akan secara konseptual membackup ya pemerintahan Prabowo-Gibran," ujar Idrus kepada wartawan di Jakarta, Jumat (21/3/2025).
Baca Juga: Golkar Dorong Pemerintah Sosialisasikan UU TNI Agar Publik Tak Salah Paham
Dia mengaskan, bahwa Golkar siap membantu pemerintah untuk menyiapkan kebijakan-kebijakan dalam rangka mewujudkan keutuhan, kedaulatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
"Dan dalam rangka untuk menjaga kedaulatan bangsa ini, dan bagaimana menjamin adanya produktivitas untuk kesejahteraan rakyat. Saya kira itu yang diinginkan Golkar," ucapnya.
Terkait dengan UU TNI, ini merupakan suatu upaya pemerintah untuk melakukan penguatan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Apa yang tertuang dalam UU TNI bukanlah pengembalian sistem seperti dulu. Selain itu, dia juga memastikan bahwa tidak ada hak-hak rakyat yang digerogoti dalam UU TNI tersebut.
"Jadi kalau dari Partai Golkar itu melihatnya kan jelas, dari awal ya bahwa kehidupan kebangsaan kita ini untuk menghadapi tantangan-tantangan ke depan ini perlu adalah penguatan. Tetapi penguatan tidak berarti kembali seperti dulu gitu kan," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







