Sinyal Menguat, Pertemuan Megawati dan Prabowo Diprediksi Terwujud Bulan Ini

AKURAT.CO Sinyal pertemuan antara Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dan Presiden Prabowo Subianto kian menguat.
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menyebut, pertemuan tersebut diharapkan dapat terlaksana dalam waktu dekat.
“Saya berdoa mudah-mudahan bisa bulan ini, makin cepat makin bagus,” kata Muzani saat ditemui di Kompleks DPR RI, Nusantara IV, Jakarta, Rabu (14/1/2025).
Muzani menegaskan, dirinya adalah utusan resmi dari Partai Gerindra untuk mempersiapkan pertemuan kedua tokoh tersebut.
Ia juga mengonfirmasi sudah bertemu dengan Megawati untuk membahas sejumlah hal.
Ketika ditanya soal isi pesan yang disampaikan Megawati, Muzani memilih irit bicara. “Ya adalah pesan-pesan begitu,” ujarnya.
Baca Juga: Gerindra Tunggu Mediator PDIP untuk Jadwalkan Pertemuan Megawati-Prabowo
Namun, Muzani mengungkapkan, salah satu pesan Megawati adalah ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas keputusan penting terkait rehabilitasi nama Presiden Soekarno.
Prabowo, melalui surat keputusan MPR, telah mendukung langkah untuk memulihkan nama baik Presiden RI pertama tersebut.
“Pak Presiden Prabowo telah memulihkan hak-hak Presiden Soekarno, termasuk gaji, pensiun, dan keuangan lainnya. Ini bagian dari upaya menghapus stigma negatif yang pernah melekat karena tuduhan keterlibatan beliau dalam peristiwa G30S/PKI,” jelas Muzani.
Keputusan pemulihan itu merujuk pada pembatalan sejumlah tuduhan berdasarkan TAP MPR Nomor 33 yang menyebut adanya dugaan pengkhianatan negara oleh Soekarno.
“Setelah pimpinan MPR mencabut segala sangkaan tersebut, Prabowo menandatangani keputusan untuk mengembalikan hak-hak Presiden Soekarno secara penuh. Atas dasar ini, Ibu Mega menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam,” tambahnya.
Baca Juga: Pertemuan Megawati dan Prabowo Diprediksi Ubah Konstelasi Politik Nasional
Pertemuan Megawati dan Prabowo dinilai akan mempererat hubungan politik antara PDIP dan Partai Gerindra serta memperkuat stabilitas politik nasional di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pemerintahan saat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







