Akurat Logo

Pertemuan Prabowo-Megawati Dinilai Membawa Kebaikan untuk Indonesia

Arief Rachman | 16 September 2024, 23:00 WIB
Pertemuan Prabowo-Megawati Dinilai Membawa Kebaikan untuk Indonesia

AKURAT.CO Pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra dan Presiden Terpilih, Prabowo Subianto, dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, kabarnya bakal terjadi.

Menanggapi isu tersebut, Analis Komunikasi Politik, Hendri Satrio (Hensat), menyatakan, pertemuan keduanya akan membawa manfaat positif bagi Indonesia.

Menurutnya, pertemuan tersebut dapat menjadi momen penting dalam rekonsiliasi politik usai Pilpres dan Pileg 2024.

Baca Juga: Aliansi Repsol dan Honda di MotoGP Resmi Berakhir, Tinggalkan Kenangan Istimewa Selama 30 Tahun

"Jika pertemuan ini terjadi, ini akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Keduanya bertemu sebagai pemenang Pilpres dan Pileg, dan hal ini bisa membawa kebaikan dan perbaikan bagi Indonesia," ujar Hensat, Senin (16/9/2024).

Hensat menjelaskan, pertemuan ini memiliki makna penting, karena dapat menandai berakhirnya ketegangan politik antara PDI Perjuangan dan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang terjadi selama Pilpres 2024.

Selain itu, pertemuan ini bisa menjadi simbol potensi kolaborasi antara kedua tokoh untuk masa pemerintahan 2024-2029.

"Jika keduanya memahami pentingnya bekerja sama demi kemajuan Indonesia, maka ini akan sangat positif," tambahnya.

Baca Juga: Rano Karno Soroti Masalah Akses dan Parkir JIS, Janjikan Solusi Jika Terpilih

Namun, Hensat juga menegaskan, pertemuan ini tidak serta-merta memastikan PDI Perjuangan akan bergabung dengan koalisi pemerintahan.

PDI Perjuangan masih bisa berkolaborasi dengan pemerintah tanpa harus berada dalam koalisi resmi.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menyampaikan, Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto akan segera bertemu sebelum pelantikan Prabowo dan Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2024.

Muzani berharap pertemuan ini dapat terlaksana dalam waktu dekat.

"InSya-Allah pertemuan akan terjadi. Mudah-mudahan sebelum pelantikan," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/9/2024).

Muzani juga menambahkan, Megawati dan Prabowo saling menyampaikan salam hormat satu sama lain.

Meskipun tidak merinci lebih jauh makna dari salam tersebut, ia menegaskan bahwa sikap saling menghormati di antara pemimpin bangsa adalah tradisi baik yang harus dipertahankan.

"Salam ini adalah bentuk penghormatan, doa kebahagiaan, dan pengharapan di antara para pemimpin. Ini adalah tradisi baik dalam menjaga silaturahmi," tutup Muzani.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.