Akurat Logo

Pramono Harap Pilkada Jakarta 2024 Berjalan Baik: Tidak Seperti di 2017

Paskalis Rubedanto | 9 September 2024, 16:28 WIB
Pramono Harap Pilkada Jakarta 2024 Berjalan Baik: Tidak Seperti di 2017

AKURAT.CO Calon Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan komitmennya untuk tetap menjaga Pilkada Jakarta 2024 tetap kondusif. Menurutnya, berkontestasi tidak harus menciderai siapapun, sebab dirinya selama ini selalu diterima semua pihak alias tidak pernah berkonflik.

Hal itu diungkap Pramono saat ditanyai awak media mengenai apakah benar ada ketua umum partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang mendukung dirinya di Pilkada Jakarta 2024.

"Ya yang jelas saya tidak mau menciderai siapapun. Semua tahu bahwa selama ini saya bisa berkomunikasi, bisa diterima siapapun," kata Pramono usai menghadiri rapat bersama Komisi II DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/9/2024).

Baca Juga: Pramono Anung dan Rano Karno Naik MRT di CFD Bundaran HI, Usulkan Penambahan Gerbong

Dia berharap, pilkada kali ini berjalan dengan baik tanpa konflik yang tajam seperti Pilkada Jakarta 2017, saat Anies Baswedan melawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Dan politik yang merangkul, politik yang bersahabat, politik yang riang gembira tanpa ketegangan termasuk dalam Pilkada DKI ini, Pilkada Jakarta ini mudah-mudahan merupakan sesuatu yang baru. Tidak seperti pilkada yang waktu itu," jelasnya.

Dia juga mengungkap alasan mengapa dirinya memilih Cak Lontong sebagai Ketua Timsesnya dan Rano Karno. Sebab, mereka sepakat untuk menjadikan Pilkada Jakarta 2024 sebagai kontestasi yang jauh dari politik identitas, politik agama, suku dan sejenisnya.

"Kenapa kemudian saya pilih Cak Lontong juga karena pikiran itu. Jadi pilihan Cak Lontong saya dan Bang Doel sama sekali enggak pernah mau hal yang berkaitan dengan politik identitas, politik agama, suku dan sebagainya. Kami menyampaikan politik gagasan dan program," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.