Bapaslon Independen Dharma-Kun Datangi KPU DKI Jakarta, Kasus Pencatutan NIK Warga Jadi Sorotan

AKURAT.CO Bakal pasangan calon (bapaslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta jalur independen 2024, Dharma Pongrekun-Kun Wardana, mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta di Jalan Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2024).
Kedatangan mereka bertepatan dengan Rapat Pleno KPU DKI Jakarta yang akan menetapkan status pencalonan mereka.
Pencalonan Dharma-Kun sebagai bapaslon independen ini tengah menjadi sorotan publik, setelah muncul dugaan pencatutan nama-nama warga DKI Jakarta untuk lolos verifikasi faktual (verfak) tahap kedua.
Baca Juga: Ridwan Kamil-Suswono, Sekjen Gerindra: Solusi Terbaik untuk Jakarta dari Prabowo
Tak hanya warga biasa, bahkan nama anak-anak mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga diduga dicatut sebagai pendukung Dharma-Kun.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menyatakan bahwa kasus pencatutan NIK KTP warga yang digunakan sebagai syarat dukungan untuk pencalonan gubernur-wakil gubernur jalur independen ini dapat dilihat melalui situs infopemilu.
Komisioner KPU DKI, Dody Wijaya, menjelaskan bahwa data yang tertera di situs infopemilu merupakan gabungan antara hasil verifikasi administrasi dan hasil verifikasi faktual.
"Datanya yang tertera di situs infopemilu itu tergabung, data verifikasi administrasi dengan verifikasi faktual," kata Dody di Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2024).
Baca Juga: Uji Coba Makan Bergizi Gratis Pakai Uang Operasional, Pengamat: Pj Gubernur DKI Layak Jadi Teladan
Menurut Dody, hingga saat ini situs infopemilu masih menampilkan data yang telah lolos verifikasi administrasi, namun tidak lolos verifikasi faktual.
Selain itu, situs juga masih menampilkan data yang benar-benar lolos verifikasi faktual dan mendukung pencalonan Dharma-Kun Wardana.
"Itu yang kami sampaikan kepada KPU RI, bahwa data tersebut seharusnya diperbaharui karena sudah tidak memenuhi syarat," ucapnya.
Dody menegaskan bahwa KPU DKI telah mengirimkan surat kepada KPU RI agar keterangan di situs infopemilu segera diperbarui. "Informasinya sudah dilakukan updating data, dan mudah-mudahan datanya sudah menjadi lebih akurat," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









