Akurat

Elektabilitas Bersaing Ketat, Sudaryono dan Ahmad Luthfi Sama-sama Berpeluang Jadi Gubernur Jateng

Atikah Umiyani | 15 Juli 2024, 18:17 WIB
Elektabilitas Bersaing Ketat, Sudaryono dan Ahmad Luthfi Sama-sama Berpeluang Jadi Gubernur Jateng

AKURAT.CO Elektabilitas Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah (Jateng) Sudaryono, dan Kapolda Jateng Ahmad Luthfi bersaing ketat dalam bursa Pilkada Jateng 2024. Hal ini menjadi temuan dalam survei Lembaga riset Indeks Data Nasional (IDN) yang dilakukan pada periode 30 Juni-7 Juli 2024.

Direktur Eksekutif IDN, Syifak Muhammad Yus, menjelaskan, dalam simulasi terbuka, elektabilitas Sudaryono berada di posisi kedua dan selalu menempel ketat Ahmad Luthfi yang berada di posisi pertama dalam beberapa simulasi calon gubernur.

"Dalam beberapa simulasi terbuka, elektabilitas Sudaryono sebesar 9,6 persen berada diposisi kedua dengan menempel ketat Ahmad Luthfi yang berada di posisi pertama sebesar 13,5 persen," Ungkap Syifak saat memaparkan hasil surveinya di Jakarta Selatan, Senin (15/7/2024).

"Sedangkan di posisi ke tiga disusul oleh mantan Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen sebesar 4,6 persen dan diposisi keempat diikuti oleh Dico Ganinduto Bupati Kendal sebesar 3,7 persen," lanjutnya.

Baca Juga: Survei SMRC: Elektabilitas Ridwan Kamil Tembus 50,6 Persen di Jawa Barat

Syifak mengatakan, hal tersebut menjadi menarik perhatian lantaran Sudaryono baru delapan bulan menjabat sebagai Ketua DPD Gerindra Jateng. Berbeda dengan Ahmad Luthfi yang memang telah berdinas cukup lama di wilayah Jateng.

"Jika diperhatikan ini sangat menarik, Sudaryono yang baru delapan bulan menjabat Ketua Gerindra Jateng bisa menempel ketat Ahmad Luthfi yang sudah berdinas lama di wilayah Jateng serta berada diatas kandidat lainnya seperti Taj Yasin dan Dico," ucapnya.

Selain keempat nama tersebut, ada pula nama-nama lainnya yang mendapatkan elektabilitas pada temuan survei IDN untuk Pilgub Jateng 2024 yakni, Ganjar Pranowo (Mantan Gubernur Jateng) 3,5 persen, dan Bambang Wuryanto (Ketua DPD PDIP Jateng) 2,3 persen.

Selain itu, Yusuf Chudlori (Ketua DPW PKB Jateng) 1,7 persen, Hendrar Prihadi (Kepala LKPP) 1,5 persen, Casytha Arriwi Kathmandu (Anggota DPD RI terpilih) 1,0 persen, Kaesang Pangarep (Ketua Umum PSI) 0,7 persen, dan FX Hadi Rudyatmo (Ketua DPC PDIP Solo) 0,5 persen.

Kemudian, saat disimulasikan enam calon yang ada, Ahmad Luthfi juga masih menempati urutan pertama dengan elektabilitas sebesar 20 persen. Kemudian, diikuti Sudaryono 16,7 persen, Taj Yasin Maimoen 13,6 persen, Bambang Wuryanto 9,7 persen, Yusuf Chudlori 5,1 persen, dan Hendrar Prihadi 4,9 persen.

Demikian juga saat disimulasikan hanya tiga calon, yakni Ahmad Luthfi memiliki elektabilitas sebesar 32 persen, disusul Sudaryono 22,4 persen, dan Hendar Prihardi 6,9 persen.

"Pada beberapa simulasi, Ahmad Luthfi menjadi top of mind selalu berada di urutan pertama dan diikuti oleh Sudaryono," ungkapnya.

Adapun survei IDN terkait Pilgub Jateng 2024 ini digelar pada 30 Juni hingga 7 Juli 2024, melibatkan 1200 responden dengan margin of error kurang lebih 2,8 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen dan melalui metode dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.