Akurat Logo

Kaesang Bisa Jadi Jembatan PKS-Jokowi untuk Bergabung ke Koalisi Prabowo

Paskalis Rubedanto | 12 Juli 2024, 21:30 WIB
Kaesang Bisa Jadi Jembatan PKS-Jokowi untuk Bergabung ke Koalisi Prabowo

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, dinilai menjadi kunci untuk mencairkan hubungan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Founder dan CEO Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, mengatakan bahwa dengan Kaesang menyambangi markas PKS beberapa waktu lalu, hal ini membuktikan bahwa Kaesang bisa menjadi jalan bagi PKS untuk masuk ke koalisi Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Kepentingan PKS bukan tidak mungkin akan mencairkan hubungan Jokowi dengan PKS. Kemungkinan PKS bisa masuk ke koalisi Pak Prabowo," kata Pangi dalam wawancara eksklusif bersama Akurat Talk, Jumat (12/7/2024).

Baca Juga: Pengaruh Jokowi Masih Kuat di Pilkada 2024, Bobby Hingga Kaesang Punya Jalan Mulus

Ia juga menilai bahwa selama ini Jokowi mungkin merupakan penghalang bagi PKS untuk masuk ke koalisi Prabowo-Gibran, karena latar belakang historis yang tidak bersatu sejak 2014 lalu.

"Jangan-jangan sekarang penghalangnya PKS berkoalisi dengan Pak Prabowo itu bukan Pak Prabowo sendiri, mungkin ada andil Pak Jokowi yang belum setuju," jelasnya.

"PKS bilang kalau kami diajak ya kami gabung, tapi kalau enggak diajak ya bagaimana mau gabung. Nah diajak atau tidaknya itu ada andil Pak Jokowi menurut saya. Kalau Pak Prabowo bilang 'Gimana Pak Jokowi, PKS mau gabung', dan Jokowi bilang 'Silahkan gabung', mungkin PKS bakal gabung," tambah Pangi.

Dengan pertemuan itu, Pangi mengatakan bahwa meski tidak mudah, putra bungsu Presiden Jokowi ini bisa menjadi pemadam kebakaran dalam hubungan Jokowi-PKS.

Baca Juga: Sinopsis Doraemon The Movie: Nobita's Earth Symphony yang Tayang Pada 17 Juli 2024

"Mungkin Kaesang jadi pemadam kebakaran, memperbaiki hubungan PKS dengan Jokowi. Itu tidak mudah memang, karena pemilu masih lama, dan partai-partai itu harus menjaga ideologinya," pungkasnya.

Sebelumnya, DPP PKS dan PSI membuka peluang berkoalisi di Pilkada 2024, salah satunya di Banten, Lebak, hingga Bekasi.

Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, mengungkapkan hal itu saat ditanyai awak media alasan mengapa dirinya menyambangi markas PKS.

"Untuk pertanyaan kenapa pertama kali ke DPP PKS, ya saya rasa kita sudah ada kerja sama seperti yang saya bilang ada di Banten, dan Kabupaten Lebak. Oh, kemungkinan Bekasi juga. Nanti wali kotanya dari PKS, wakil walikotanya nanti dari PSI," ujarnya usai silaturahmi ke Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Senin (8/7/2024).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.