Akurat Logo

Sukseskan Pilkada Serentak, Mendagri Tito Minta Pemda Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Citra Puspitaningrum | 27 Juni 2024, 16:28 WIB
Sukseskan Pilkada Serentak, Mendagri Tito Minta Pemda Tingkatkan Partisipasi Pemilih

AKURAT.CO Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia diminta melakukan akselerasi dalam menjangkau partisipasi pemilih pada gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengatakan seluruh pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Sebab, peningkatan partisipasi pemilih menjadi salah satu indikator dari kesuksesan gelaran Pilkada serentak.

"Semakin banyak, semakin tinggi tingkat partisipasi pemilih. Maka yang terpilih nanti itu akan memiliki legitimasi atau dukungan yang kuat dari rakyat," kata Tito dalam keterangan tertulis, Kamis (27/6/2024).

Baca Juga: PAN Pede Bersaing dengan Anies di Pilkada Jakarta: Di Pilpres Saja Kami Menang

Dia mengingatkan, bahwa efek pemerintahan hasil Pilkada serentak 2024 akan berdampak bagus bagi akselerasi pmbangunan daerah mana kala dikuti partisipasi masyarakat yang tinggi.

"Kalau partisipasinya rendah, dukungan rakyat akan lemah dan pemerintahannya tidak akan kuat. Kira-kira seperti itu," ujarnya.

Dia pun meminta kepada lembaga terkait seperti KPU dan Bawaslu serta peran media massa untuk ikut mendorong peningkatan partisipasi masyarakat pada gelaran Pilkada serantak 2024.

"Unsur berikutnya juga peran tokoh masyarakat dipacu untuk mengajak masyarakat berperan aktif menggunakan gak pilih saat Pilkada nanti," ucapnya.

Tito menegaskan Indonesia menjadi salah satu negara yang memakai sistem pemilihan secara sukarela. Bila dibandingkan dengan negara lain yang menggunakan sistem pemilihan yang bersifat wajib mak di Indonesia tidak mengenal sanksi atau denda bagi yang tidak menggunakan hak pilih.

"Indonesia adalah salah satu negara yang sukarela masyarakatnya memilih dengan tingkat partisipasi pemilih yang salah satu tertinggi di dunia, dibuktikan dalam pemilu yang kemarin hampir mencapai 80 persen," tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.