Akurat Logo

Partai Gerindra Soal Duet Anies-Kaesang di Pilgub Jakarta: Mungkin Saja

Atikah Umiyani | 13 Juni 2024, 17:09 WIB
Partai Gerindra Soal Duet Anies-Kaesang di Pilgub Jakarta: Mungkin Saja

AKURAT.CO Partai Gerindra merespons soal isu Anies Baswedan berpasangan dengan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep dalam Pemilihan Gubernur Jakarta 2024.

Waketum Partai Gerindra, Habiburokhman, menilai duet Anies-Kaesang adalah hal yang mungkin saja terjadi. Mengingat, Kaesang adalah ketua partai yang otomatis memiliki kendaraan untuk maju di Pilkada.

Sementara, Anies juga sudah mendapat dukungan dari sejumlah partai meskipun baru di tingkat provinsi, seperti dari DPD PDI Perjuangan dan DPW PKB Jakarta.

"Ya mungkin-mungkin saja," kata Habiburokhman kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/6/2024).

Baca Juga: PKB Bakal Uji Kelayakan Anies Jika Mau Diusung di Pilkada Jakarta

Dia menegaskan, keduanya bisa saja berpasangan dan maju di Pilgub Jakarta jika memang mendapat dukungan dari partai-partai untuk memenuhi syarat dan aturan pencalonan.

"Memungkinkan, ya mungkin-mungkin saja. Jadi gini itu kan pengajuan calon gubernur wakil gubernur masing-masing partai memiliki kedaulatan," tukasnya.

Sebagai informasi, DPW PKB Jakarta secara resmi mengusulkan nama Anies sebagai calon gubernur di Pilgub Jakarta. PKB pun terbuka jika kelak Anies diduetkan dengan putra dari Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.

"Kita terbuka dengan Wakil Gubernur siapapun. Siapapun kita terbuka, termasuk dengan Mas Kaesang yang kemarin di media kan, tersebar itu di media bahwa Mas Kaesang mau menjadi wakil Pak Anies kan. Kita juga bersedia kalau Mas Kaesang memang mau mencalonkan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Kita juga sudah komunikasi dengan PSI. Siapapun kita terbuka," kata Ketua DPW PKB DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas di Jakarta Timur, Rabu (12/6/2024).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.