Akurat Logo

Megawati Sepakat dengan Pernyataan Prabowo Soal Bung Karno Milik Rakyat Indonesia

Paskalis Rubedanto | 24 Mei 2024, 17:23 WIB
Megawati Sepakat dengan Pernyataan Prabowo Soal Bung Karno Milik Rakyat Indonesia

AKURAT.CO Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menyebut Presiden ke-1 RI Soekarno, memang milik seluruh rakyat Indonesia.

Hal itu dikatakan Megawati merespons pernyataan presiden terpilih Prabowo Subianto, soal Bung Karno bukan milik satu partai, yang artinya menyindir PDIP.

“Saya dengar lho, kok ada yang bilang bahwa ‘Bung Karno itu milik rakyat lho, bukan milik sementara’, enggak tahu ya, sementaranya panjang enggak,” kata Megawati dalam pidato politiknya di acara Rakernas ke-5 PDIP, di arena Beach City International Stadium Ancol, Jakarta Utara, Jumat (24/5/2024).

Baca Juga: Siapakah Lauren Tsai? Artis Amerika yang Dirumorkan Pacaran dengan Park Seo Joon

Ia menegaskan, sedari bayi, memang ayah kandungnya itu adalah milik seluruh rakyat Indonesia.

“Saya bilang, lho iya lah milik rakyat Indonesia seluruhnya dari bayek (bayi) juga miliknya Bung Karno, siapa yang bilang bukan,” pungkas Mega.

Sebelumnya, presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto, mengatakan ada yang mengaku bahwa Presiden ke-1 RI, Soekarno atau Bung Karno milik satu partai. Menurutnya, Bung Karno milik rakyat Indonesia.

Mulanya, Prabwo mengungkapkan dirinya merasa didukung oleh 3 presiden yakni Joko Widodo (Jokowi), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Baca Juga: Asetnya Bakal Dipakai Eropa Untuk Bantu Ukraina, Rusia: Rasakan Sepenuhnya Balasan Kami

Kemudian, ia pun menyebut juga merasa didukung oleh Bung Karno dan Soeharto, walaupun ada yang mengaku-ngaku bahwa Bung Karno milik satu partai.

"Walaupun ada yang ngaku-ngaku kan selalu, bahwa seolah Bung Karno milik satu partai, tidak. Bung Karno milik seluruh rakyat Indonesia," ujarnya dalam acara Rakornas PAN, di Jakarta, Kamis (9/5/2024).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.