Akurat Logo

Langkah Ganjar Jadi Oposisi Dinilai Cerdik, Tidak Kelihatan Murahan

Atikah Umiyani | 8 Mei 2024, 16:31 WIB
Langkah Ganjar Jadi Oposisi Dinilai Cerdik, Tidak Kelihatan Murahan

AKURAT.CO Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul menilai, keputusan Ganjar Pranowo untuk berada di luar pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka adalah langkah yang tepat.

Menurut Adib, dengan langkah tersebut justru akan membuat Ganjar lebih bernilai pasca dirinya dikalahkan oleh Prabowo dalam kontestasi Pilpres 2024.

"Memang harus begitu, jadi 'biar pak Ganjar tidak keliatan murahan'," kata Adib saat dihubungi Akurat.co, Rabu (8/5/2024).

Pakar politik itu mengatakan, langkah tersebut juga bisa menjadi citra positif bagi Ganjar, sekaligus penegasan pentingnya keberadaan oposisi sebagai alat kontrol dan penyeimbang bagi pemerintah.

Baca Juga: Ganjar Tegaskan Oposisi Adalah Sikap Pribadi, Bukan Partai

"Karena biar bagaimanapun kan ketika semua pihak di rangkul nyaris tidak ada oposisi, memang juga tidak terlihat bagus," ujarnya.

Menurut Adib, nilai jual Ganjar bisa meredup jika dirinya memutuskan untuk bergabung pemerintahan. Karenanya, ia menilai Ganjar telah mengambil langkah yang cerdik dengan konsisten berada di luar pemerintahan.

"Jadi citra branding dia harus menjadi oposisi, dan ini menurut saya langkah yang sangat cerdik ya, langkah yang pintar yang harus dilakukan pak Ganjar," pungkasnya.

Sebelumnya, mantan capres Ganjar Pranowo telah mendeklarasikan diri sebagai oposisi agar bisa menjadi penyeimbang bagi pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Saya deklarasi, pertama, saya tidak akan bergabung di pemerintahan ini," kata Ganjar dalam acara Halalbihalal TPN Ganjar-Mahfud di Rumah Pemenangan, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin (6/5/2024).

Meski begitu, eks Gubernur Jawa Tengah tersebut akan tetap menghormati pemerintahan yang baru. "Tapi saya sangat menghormati pemerintahan ini dan kami akan melakukan kontrol dengan cara yang benar," ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.