Ajak PKB dan NasDem, KIM Akan Gelar Syukuran pada Mei Mendatang

AKURAT.CO Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa Koalisi Indonesia Maju (KIM) akan menggelar syukuran pada bulan Mei mendatang.
Dasco memastikan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai NasDem yang baru saja menyatakan mendukung pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pasti akan diikutsertakan.
"Kita akan ada agenda pertemuan bersama itu nanti pada bulan Mei sekaligus syukuran bersama setelah selesainya Pemilihan presiden," kata Dasco kepada wartawan di Jakarta, dikutip Jumat (26/4/2024).
Baca Juga: Koalisi Perubahan Bubar Jalan, NasDem-PKB Dipastikan Masuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
Dasco mengatakan, masuknya PKB dan NasDem ke dalam KIM juga tidak menemui hambatan. Sebab, semua partai yang tergabung dalam KIM menyerahkan hal itu sepenuhnya kepada Prabowo.
"Temen-teman di Koalisi Indonesia maju mempercayakan sepenuhnya ke Presiden terpilih dalam menambah teman koalisi baru maupun kemudian penyusunan kabinet," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh telah menyatakan kesiapan partainya untuk mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Menurutnya, itu adalah keputusan yang lebih baik ketimbang menjadi oposisi.
Hal itu disampaikan Paloh saat dirinya dan jajaran Partai NasDem menyambangi kediaman Prabowo di Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Kamis (26/4/2024).
"Memang ada opsi (menjadi oposisi), karena dasar bukan saya yang meminta, tapi kesempatan, dorongan, keinginan, spirit mengajak, untuk bersama dengan pemerintahan saya pikir itu lebih baik. Itu lah pilihan saya, pilihan Nasdem," kata Paloh.
Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar juga mengaku telah menitipkan 8 agenda perubahan kepada Prabowo Subianto untuk diperjuangkan dalam pemerintahan yang akan datang.
Baca Juga: Prabowo Bakal Terima Kunjungan Pimpinan NasDem di Kertanegara Sore Ini, Mau Bahas Koalisi?
"Tadi PKB juga menyampaikan kepada Pak Prabowo Sebagai Presiden terpilih 8 agenda perubahan PKB. Di mana 8 agenda PKB diserahkan kepada 08 kira-kira begitu untuk menjadi bahan perjuangan sekaligus agenda secara khusus bagi pemerintahan Pak Prabowo di masa yang akan datang," kata Muhaimin atau Cak Imin, Rabu (24/4/2024).
Cak Imin mengatakan, PKB dan Gerindra adalah dua partai yang telah membangun kerja sama politik sejak lama, baik dalam eksekutif maupun legislatif. Ia ingin kerja sama ini semakin diperkuat.
"PKB dan Gerindra sebagai partai yang selama ini bekerja sama di parlemen maupun di eksekutif ingin terus bekerja sama lebih produktif lagi," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November







