Sudah Unggul Perolehan Suara, AHY: Prabowo Belum Mau Bahas Soal Jatah Menteri, Beliau Sangat Bijak!
Atikah Umiyani | 9 Maret 2024, 00:00 WIB

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut bahwa dirinya dan capres nomor urut 2, Prabowo Subianto menghormati proses perhitungan suara yang masih berlangsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Karenanya, ia mengaku belum ada pembahasan sedikitpun mengenai pembagian posisi menteri baik secara langsung maupun tidak langsung saat dirinya bertemu dengan Prabowo.
"Ini pertanyaan yang ditanya oleh semua. belum, belum ke sana, Kita belum ke sana. Kita sama sama masih menghormati penghitungan suara oleh KPU. Saya tidak ingin tergesa-gesa," kata AHY di DPP Demokrat, Jakarta, Jumat (8/3/2024).
Ia pun menilai Prabowo sebagai sosok yang bijaksana. Sebab, Prabowo tetap ingin menunggu proses perhitungan selesai walaupun saat ini dirinya sudah unggul di atas angin dari dua kompetitornya.
"Saya rasa pak Prabowo juga bijak, beliau mengatakan tunggu dulu, bahkan sejak pemilu 14 Februari belum ada kumpul-kumpul koalisi," ujarnya.
AHY menjelaskan, sikap itu diambil Prabowo karena dirinya tidak ingin menimbulkan kegaduhan di publik karena terlalu dini menentukan jajaran kabinetnya.
"Beliau adalah pemimpin koalisi, dan kita paham sekali bukan karena tak ada waktu, tapi memang kita menunggu supaya tidak menimbulkan kegaduhan yang tidak diperlukan," ujarnya.
AHY meyakini, jika sudah ada waktu yang tepat, Prabowo pasti akan menggelar pertemuan dengan parpol pengusung untuk membicarakan hal-hal strategis, termasuk penentuan posisi menteri-menteri.
"Pada saatnya tentu pak Prabowo akan mengundang para ketum parpol, termasuk Demokrat. Koalisi Indonesia Maju ini bagaimana melihat ke depan menyusun langkah-langkah taktis dan strategis," ujarnya.
"Pertama tentu membicarakan apa saja yang bisa segera dieksekusi. Tetapi membutuhkan tim yang kuat, tim yang juga handal. Itulah mungkin baru kita bicara tentang formasi kabinet, formasi peran dari masing-masing parpol maupun orang-orang yang akan didudukkan di dalamnya," sambungnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








