Nasdem dan PPP Bungkam Soal Hak Angket di Paripurna DPR, Berubah Haluan?

AKURAT.CO Pengamat politik Badan Research dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romli, menilai bungkamnya Partai Nasdem dan PPP pada rapat paripurna DPR beberapa waktu lalu, menandakan kedua partai akan berubah haluan ke kubu Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Menurutnya, faktor bungkamnya kedua partai pengusung Anies Baswedan dan pengusung Ganjar Pranowo itu bisa disebabkan oleh kemungkinan mereka untuk berubah haluan cukup besar.
Baca Juga: Rapat Paripurna DPR Buktikan Kubu 01 dan 03 Belum Solid Soal Hak Angket
"Saya kira partai-partai kubu paslon 02 dan pemerintah pasti berusaha untuk membendung agar hak angket batal. Mereka mendekati parpol paslon 01 dan 03, seperti Nasdem, PKB dan PPP. Tiga partai ini memungkinkan untuk berubah haluan," kata Romli kepada Akurat.co, Kamis (7/3/2024).
Walaupun masih berada dalam koalisi yang sama, ketiga partai tersebut lebih suka masuk ke kubu yang berkuasa dibandingkan menjadi oposisi.
"Selain masih bagian dari koalisi, tapi cenderung pilihan politiknya ingin masuk kekuasaan, tidak hendak menjadi oposisi, seperti PDIP dan PKS," pungkasnya.
Untuk diketahui, DPR RI menggelar rapat paripurna ke-13, masa sidang IV 2023/2024 pada Selasa (5/3/2024) kemarin.
Dalam rapat tersebut, PDIP, PKS dan PKB kompak mendorong untuk segera menggulirkan hak angket terkait kecurangan Pemilu 2024. Sedangkan Nasdem dan PPP, terlihat bungkam dan enggan memberikan interupsi mereka soal hak angket tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








