Luapkan Kekecewaan Terhadap Hasil Pilpres 2024, Ratusan Orang Demo di Depan Kantor Bawaslu RI
Citra Puspitaningrum | 19 Februari 2024, 15:06 WIB

AKURAT.CO Ratusan orang yang mengatasnamakan Gerakan Keadilan Rakyat menyerbu kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat pada Senin (19/2/2024) siang.
Pantauan di lokasi, massa aksi yang menuntut dilakukannya pemilu ulang itu, terlihat membawa sejumlah poster yang menggambarkan ekspresi kekecewaan terhadap lembaga Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu RI.
"Bawaslu mandul makan gaji buta, tapi tak bekerja. Abaikan kecurangan dan pelanggaran," tulis poster yang dibawa demonstran di depan kantor Bawaslu.
Demonstran menganggap, kecurangan pemilu 2024, khususnya ajang pilpres sudah dibentuk sedemikian rupa. Terlebih, pada saat proses penghitungan suara menggunakan Sirekap sebagai alat ukur otomatis, yang dinilai dibuat untuk memenangkan salah satu calon.
"Pecat Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari," minta para demonstran.
Selain mengutarakan kekecewaan kepada lembaga penyelenggara pemilu itu, massa aksi yang didominasi emak-emak ini juga melampiaskan perasaannya kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo yang dianggap sebagai dalang perusak demokrasi Indonesia.
Melalui intervensi dari keputusan Mahkamah Konstitusi, dengan serta merta memberikan karpet merah untuk putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang akhirnya dapat melaju sebagai calon wakil presiden bersanding dengan Prabowo Subianto.
Baca Juga: Viral Paman Gibran Diberhentikan dari Ketua MK, Ternyata Segini Harta Kekayaan Anwar Usman
Menjadikan Pilpres 2024 sarat dengan kecurangan karena pasangan calon tertentu, mendapat perlakuan khusus dari presiden. Belum lagi dugaan penggelembungan suara mencuat ketika Sirekap KPU tidak memberikan hasil yang relevan sesuai fakta di sejumlah Tempat Pemungutan Suara.
"Aksi ini simbol perlawanan terhadap rezim yang jelas-jelas merusak demokrasi dan konstitusi. Kami menolak rezim yang merusak demokrasi," kata salah seorang orator.
"Bawaslu harus bertanggung jawab dan mengambil langkah tegas," pekik para demonstran dengan suara lantang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya







