Akurat Logo

Gelar Pertemuan Dadakan, Ganjar Belum Akui Dirinya Kalah

Paskalis Rubedanto | 15 Februari 2024, 14:08 WIB
Gelar Pertemuan Dadakan, Ganjar Belum Akui Dirinya Kalah

AKURAT.CO Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, belum mengaku kalah dan belum mengakui paslon 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menang satu putaran.

"Ya kalau kita belum (ngaku kalah)," kata Ganjar, saat tiba di Gedung High End MNC, Kamis (15/2/2024).

Baca Juga: Jokowi Soal Hasil Quick Count Pemilu 2024: Ojo Kesusu, Sabar

Ganjar bersama Mahfud MD menggelar pertemuan dengan para pimpinan parpol pendukung dan tim pemenangan secara tiba-tiba. Meski begitu, dia mengaku belum tahu akan membicarakan apa saja.

Namun menurutnya, yang jelas akan membahas laporan-laporan yang masuk dari para petugas yang ada di daerah-daerah.

"Belum tahu, jadi nanti mau evaluasi. Yang jelas pimpinan partai ke sini akan evaluasi report-report yang kemarin dari daerah," ungkap Ganjar.

Untuk diketahui, selain Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, sejumlah pimpinan ketum parpol hadir dalam pertemuan ini. Yakni Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketum Hanura Oman Sapta Odang, dan Plt Ketum PPP Mardiono.

Serta jajaran pimpinan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud. Ketua TPN Arsjad Rasjid, Wakil Ketua TPN Andhika Perkasa, Sekretaris TPN Hasto Kristiyanto, Dewan Pengarah TPN Yenny Wahid, dan jajaran lainnya.

Baca Juga: PDIP Sarankan TPN Ganjar-Mahfud Bentuk Tim Khusus Selidiki Indikasi Kecurangan

Pemungutan suara Pemilihan Umum 2024 sudah dilakukan di tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Indonesia, Rabu 14 Februari 2024 kemarin.

Berdasarkan hasil hitung cepat sementara oleh sejumlah lembaga survei, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sementara memperoleh suara lebih banyak dibandingkan dua kandidat lain yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.