Akurat Logo

Prabowo Bakal Ajak Anies dan Ganjar Masuk Kabinet Jika Menang Pilpres

Atikah Umiyani | 6 Februari 2024, 09:43 WIB
Prabowo Bakal Ajak Anies dan Ganjar Masuk Kabinet Jika Menang Pilpres

AKURAT.CO Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, disebut siap merangkul lawan politiknya, yakni Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo untuk masuk ke dalam kabinet, jika dirinya menang di Pilpres 2024.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Habiburokhman saat merespons sikap Prabowo yang banyak sependapat dengan Anies dan Ganjar dalam debat capres terakhir yang digelar KPU.

Baca Juga: Anies Baswedan Sampaikan Visi dan Misi dalam Debat Kelima Pilpres Pakai Bahasa Isyarat, Ternyata Ini Maknanya

Pihaknya sangat optimistis bisa memenangkan Pilpres 2024 dalam sekali putaran. Pihaknya pun mengaku siap merangkul semua elemen untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

"Kami sebagai pihak yang disebut-sebut akan memenangkan pilpres ini tentu membuka diri, membuka hati terhadap seluruh elemen bangsa," kata Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (6/2/2024).

Dia memastikan bahwa Prabowo akan mengajak para pesaingnya untuk duduk bersama di dalam pemerintahan jika nanti terpilih menjadi presiden. Namun, semua itu tergantung kepada pihak-pihak yang diajak.

"Apakah bentuknya harus terakomodir di kabinet, kami kembalikan kepada orang yang diajak. Kalau orang yang diajak berkenan, ya alhamdulilah. Kita enggak ragu menerapkan sistem semua pihak berkumpul dalam kabinet, karena itu adalah demokrasi Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: Mahfud MD Janji Bansos akan Lebih Banyak dan Tepat Sasaran Jika Menang Pilpres 2024

Prabowo juga disebut tidak keberatan jika nanti Anies dan Ganjar menolak untuk bergabung dan memilih menjadi oposisi.

"Tetap saja sama mulianya. Apakah menjadi partner di parlemen, di pemerintahan ataukah menjadi oposisi, bagi kami sama-sama mulia," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.