Akurat Logo

Megawati Sindir TNI Polri dan ASN yang Tidak Netral: Halo Pak, Pangkat Lo Apa Sih?

Paskalis Rubedanto | 3 Februari 2024, 17:20 WIB
Megawati Sindir TNI Polri dan ASN yang Tidak Netral: Halo Pak, Pangkat Lo Apa Sih?

AKURAT.CO Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri menyindir pedas para oknum TNI, Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak netral selama Pemilu 2024.

Dalam orasi politiknya di acara kampanye akbar Ganjar-Mahfud, Megawati menegaskan kalau dirinya tidak suka melihat masyarakat yang diintimidasi.

Baca Juga: Sindir Soal Bansos, Megawati: Terima Saja, Tapi Coblosnya Jangan Goyah

"Hallo pak, pangkat lo apa sih? Jenderal? Eh jelek-jelek saya pernah panglima tertinggi lho," kata Mega, di Stadion GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (3/2/2024).

Mega pun semakin yakin jika pihak yang mengintimidasi adalah pihak yang takut kalah, dan dia yakin mereka pasti kalah dalam satu putaran.

"Enak saja anak-anak saya mau supaya kenapa sih kalian dibegitukan, karena mereka takut kalah, dan iya mereka pasti kalah oleh kita di dalam satu putaran," pekik Mega diiringi seruan relawan.

Dia juga sempat menyinggung soal panglima, dia menanyakan bahwa siapa panglima yang berani mengintimidasi.

"Eh eh eh eh, panglima itu siapa yo? Hayo, ngomongnya yang keras kenapa sih," ujarnya.

"Artinya di sini belum punya keberanian seperti ibu, kalau ibu enggak takut, karena ibu tahu hak ibu. Enak aja anak orang dipanggil polisi," sambung dia.

Baca Juga: Hari Pertama Turun Gunung, Ahok Salam Metal Tiga Jari Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud

Selain itu, dia juga menyinggung soal beberapa kasus yang menimpa pendukung atau relawan dari paslon nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Seperti kasus Jubir TPN Ganjar-Mahfud Aiman Witjaksono, kasus percobaan pencopotan bendera PDIP di Gunungkidul saat Presiden Jokowi kunjungan kerja, dan lain sebagainya.

"Saya adalah Ketua Umum PDIP. Kamu, kamu ini bukan kamu ini, maksud saya polisi lah sama aparat lah, sama yang namanya panglima lah, sama yang namanya ASN lah jangan sekali-kali lagi mulai hari ini," tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.