Akurat Logo

Sindir Soal Bansos, Megawati: Terima Saja, Tapi Coblosnya Jangan Goyah

Paskalis Rubedanto | 3 Februari 2024, 17:06 WIB
Sindir Soal Bansos, Megawati: Terima Saja, Tapi Coblosnya Jangan Goyah

AKURAT.CO Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menyindir soal penerimaan bansos dalam acara kampanye akbar Ganjar-Mahfud.

Dalam orasi politiknya, Mega mulanya mengingatkan untuk menggunakan hak coblos sebaik-baiknya, karena dia akan langsung mengawasi proses Pemilu 2024.

Baca Juga: Hari Pertama Turun Gunung, Ahok Salam Metal Tiga Jari Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud

"Perlu ingat maka diingatlah diadakan pemilu langsung untuk mencoblos, hak coblos rakyat, nah yang ngawasi itu presiden ke lima, saya," kata Megawati, di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (3/2/2024).

Maka dari itu, dia tidak ingin jika terjadi tipuan-tipuan kecurangan dalam Pemilu dan Pilpres 2024. Termasuk soal penerimaan bansos.

"Nah, saya enggak mau kalau sekarang enak-enak saja nanti nipu-nipu. Siapa yang coba terima bansos angkat tangan. Hey jangan bohong! Ya enggak papa terima saja, tapi coblosnya jangan goyang lho," tegas Megawati.

Dia mengingatkan para pendukung untuk tidak goyah dalam memilih hanya karena diberi bansos oleh paslon lain.

Baca Juga: Ratusan Ribu Relawan Ganjar-Mahfud Padati GBK Hadiri Kampanye Akbar

"Siapa yang mau goyang, hayo siapa yang mau goyang. Lho, orang bansos uang rakyat, jangan lupa lho," ucap dia.

"Nyoblosnya lima menit kalau salah milih pemimpin ngerasain akibatnya lima tahun," tambahnya.

Megawati tidak mau masyarakat Indonesia memilih pemimpin yang sudah terindikasi banyak mengintimidasi selama ini.

"Lah sekarang pertanyaan terakhir saya, kalau belum jadi presiden sudah intimidasi rakyat, sudah pakai uang negara, pemimpin yang benar apa bagus apa enggak?" tanya Megawati disauti tidak oleh ratusan ribu relawan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.