Akurat Logo

Polda Metro Jaya Bakal Terjunkan 11.385 Personel Amankan TPS Saat Pemilu 2024

Leo Farhan | 30 Januari 2024, 14:39 WIB
Polda Metro Jaya Bakal Terjunkan 11.385 Personel Amankan TPS Saat Pemilu 2024

AKURAT.CO Polda Metro Jaya (PMJ) bakal mengerahkan sekitar 11.385 personel untuk mengamankan tempat pemungutan suara (TPS) saat Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Jakarta dan sekitarnya.

"Total jumlah personel Polda Metro Jaya dan Polres jajaran yang akan melaksanakan pengamanan TPS itu 11.385," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, usai apel gelar kesiapan pasukan BKO (Bawah Kendali Operasi) pengamanan TPS di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (30/1/2024).

Baca Juga: Polda Metro Jaya Temukan 1.548 TPS Masuk Kategori Rawan, 53 TPS Sangat Rawan

"Tadi 4.744 di antaranya diambil apel oleh Bapak Wakapolda Metro Jaya dalam hal ini mewakili Kapolda Metro Jaya," imbuhnya.

Dari 65.495 TPS yang tersebar di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Kepolisian mengklasifikasikan-nya menjadi tiga kategori berdasarkan tingkat kerawanan.

Ada 53 TPS yang masuk dalam kategori sangat rawan dari jumlah tersebut yang tersebar di wilayah Jakarta Timur, Kepulauan Seribu, dan Tangerang Selatan.

"Ada tiga klasifikasi, kurang rawan, rawan, dan sangat rawan, berdasarkan kondisi geografis dan kondisi demografis," kata Ade Ary.

Kehadiran pihak Kepolisian diharapkan bisa mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang mungkin bakalan terjadi pada sebelum, saat, dan setelah penghitungan suara dilakukan.

Baca Juga: Antisipasi Kecurangan, Prabowo Ajak Masyarakat Kawal dan Awasi Proses Pemungutan Suara di TPS

Untuk itu, Suyudi meminta kepada seluruh anggota untuk sungguh-sungguh menjalankan tugas dan tanggung jawab di TPS. Dia juga tak menampik bahwa ada anggotanya yang belum memiliki pengalaman untuk mengamankan jalannya Pemilu 2024 pada 14 Februari mendatang.

"Karena kalau Pemilu tidak sukses, itu adalah salah kita semua sebagai stakeholder dalam mengawal pesta demokrasi 2024. Tentunya personel yang akan melaksanakan pengamanan tidak semua mempunyai pengalaman yang cukup dalam melakukan pengamanan pemilu saat ini."

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.