Akurat

Inilah Sosok Tsamara Amany, Mantan Kader PSI yang Bela Gibran di Medsos

Shalli Syartiqa | 23 Januari 2024, 10:09 WIB
Inilah Sosok Tsamara Amany, Mantan Kader PSI yang Bela Gibran di Medsos

AKURAT.CO Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, mendapat kritikan tajam dari warganet setelah debat cawapres, Minggu (21/1/2024).

Kritik tersebut muncul karena sikap kurang sopan yang ditunjukkan oleh Gibran terhadap dua kandidat lain, yaitu Muhaimin Iskandar dan Mahfud MD.

Di sisi lain, Tsamara Amany melalui cuitan di akun media sosial pribadinya, memberikan pembelaan terhadap Gibran terkait perilaku kontroversialnya dalam debat tersebut.

Menurut Tsamara, sikap kritis yang ditunjukkan oleh Gibran seharusnya dianggap sebagai ekspresi kekritisan yang konstruktif.

Meskipun begitu, Tsamara menyatakan keprihatinannya karena banyak yang menganggap sikap Gibran sebagai tidak sopan.

“Mengapa kalau anak muda yang keras dan kritis selalu dianggap tidak sopan? Tetapi jika yang melakukan itu adalah orang tua ke anak muda selalu dianggap biasa saja, dan kita sebagai anak muda diminta menerima seolah itu sesuatu yang biasa saja. Apakah ini tidak standar ganda?” tulis Tsamara di akun X pribadinya @TsamaraDKI.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut sosok Tsamara Amany dan karirnya di dunia politik.

Baca Juga: Intip Profil Ketapanrame di Mojokerto, Desa Wisata Terbaik yang Disebut Gibran pada Debat Cawapres

Mengenal sosok Tsamara Amany

Tsamara Amany lahir pada 24 Juni 1996.

Tsamara Amany sudah akrab di telinga publik, terutama setelah menjadi juru bicara pasangan calon presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin pada tahun 2019.

Pada tahun 2015, Tsamara menikah dengan seorang wartawan, namun pernikahan tersebut berakhir singkat pada tahun 2016 setelah keduanya memutuskan untuk bercerai.

Pada tahun 2019, Tsamara menikah lagi dengan seorang Profesor dari New York University, Fajrie Alatas, dan pernikahan mereka masih berlanjut hingga saat ini.

Saat masih menjadi mahasiswi di Universitas Paramadina, Tsamara menjadi staf magang Gubernur DKI pada Januari-April 2016, fokus pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Pada tahun yang sama, Tsamara mendirikan organisasi Perempuan Politik dan kemudian menjabat sebagai Ketua DPP bidang eksternal PSI sejak 2017 hingga akhirnya mengundurkan diri pada tahun 2022.

Tahun 2019, Tsamara menjadi juru bicara pasangan calon presiden-wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam Pemilu 2019.

Pada saat yang sama, Tsamara mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif dari daerah pemilihan Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan luar negeri.

Meskipun berhasil meraih suara terbesar kedua di daerah pemilihannya, Tsamara tidak dapat masuk ke Senayan karena PSI tidak mencapai ambang batas parlemen sebesar 4 persen.

Setahun berikutnya, Tsamara melanjutkan studi master di bidang Public Policy & Media Studies di New York University dengan beasiswa Fullbright, menyelesaikan pendidikan tingkat S2 pada Desember 2022.

Pada tahun yang sama, Tsamara melepas jabatannya di PSI setelah menjabat selama sekitar 5 tahun.

Sejak Agustus 2022, Tsamara Amany menjadi CEO Altsa Kreatif Indonesia.

Baca Juga: Apa Itu Bioregional? Istilah yang Ditanyakan Cak Imin pada Gibran saat Debat Cawapres Keempat

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.