Janji Bawa Indonesia Lebih Maju, Cak Imin Ingin Hadirkan Kebijakan Nasional yang Berpijak Keadilan
Citra Puspitaningrum | 21 Januari 2024, 21:31 WIB

AKURAT.CO Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, mengkritisi kebijakan nasional pemerintahan Joko Widodo yang tidak berpijak pada keadilan.
Salah satu aspek yang dikritisi pasangan Anies Baswedan itu antara lain sektor pertanian, kelautan hingga lingkungan yang tidak ditangani dengan serius.
Cak Imin mengatakan, penyebab kerusakan lingkungan dari program pemerintah yang tidak tepat sasaran ikut menyumbang kerusakan iklim global.
Oleh karena itu, apabila terpilih menjadi pemimpin pada Pilpres 2024 nanti, Cak Imin bakal menghadirkan program nasional yang berpijak keadilan.
"Maka kita harus kembali bahwa pembangunan nasional. Bahwa kebijakan nasional harus berpijak pada yang namanya keadilan, keadilan iklim, ekologi, keadilan antargenerasi, keadilan agraria dan tentu keadilan sosial," jelas Cak Imin dalam debat cawapres di JCC, Senayan, Minggu (21/1/2024) malam.
Ketua Umum PKB itu menegaskan, dalam pembuatan program ke depan pihaknya akan banyak melibatkan rakyat.
Pembangunan akan dimulai dari pedesaan karena desa merupakan titik tumpu kehidupan masyarakat.
"Rakyat harus dilibatkan, tidak boleh ditinggalkan karena pemilik negeri adalah rakyat, pemerintah hanyalah pelaksana. Oleh karena itu, desa harus jadi titik tumpu pembangunan," ujar Cak Imin.
"Kita harus lakukan perubahan, kita tidak boleh diam. Perubahan menghadapi masa depan generasi yang akan datang. Salam tani dan seluruh warga bangsa. Kita semua harus melakukan perubahan agar lebih maju," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







