AKURAT.CO Narasi Pilpres 2024 bakal digelar dalam satu putaran sama saja pembodohan untuk masyarakat. Kalaupun ada kandidat yang menang satu putaran, patut dicurigai adanya kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif.
Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP, Romahurmuziy alias Romi menegaskan, sulit untuk memastikan pilpres bergulir satu putaran. Pasalnya, suara kandidat tertinggi juga belum mampu mendapatkan suara 50 persen + 1 pada hari H.
“Tidak akan ada pilpres satu putaran, kecuali ada kecurangan secara terstruktur, sistematis dan masif,” kata Romi, dalam pesan singkat yang diterima di Jakarta, Kamis (18/1/2024).
Baca Juga: Pilpres 2024 Dua Putaran, Pertarungan Prabowo Vs Anies?
Dirinya menyebut, gabungan suara paslon capres-cawapres nomor urut 1, Anies-Muhaimin (Amin) kalau digabungkan dengan paslon capres nomor urut 3, Ganjar-Mahfud, terakumulasi 50 persen. Artinya, kalaupun paslon capres-cawapres nomor urut 3, Prabowo-Gibran mengantongi elektabilitas tinggi, hal itu belum menjamin.
“Saya pastikan tak ada satu putaran," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya









