Prabowo-Gibran Disebut Pasangan Capres-cawapres yang Sangat Berpihak kepada Perempuan

AKURAT.CO Anggota Komisi X Fraksi Gerindra, Himmatul Aliyah, mengatakan, pentingnya keterwakilan perempuan di parlemen untuk mewakili kepentingan perempuan. Karena kata dia, banyak hal yang menjadi kebutuhan perempuan, namun belum tentu bisa dipahami oleh laki-laki.
"Misalnya undang-undang tentang ketenagakerjaan yang kalau dikaitkan dengan perempuan harus ada pembelaan terhadap perempuan," ucap Himmatul, dikutip Sabtu (13/1/2024).
Selain itu kata caleg DPR RI Partai Gerindra ini menyebut pentingnya perempuan ada di parlemen khususnya dalam membuat Undang-undang, agar ada keseteraan gender dalam bidang apapun.
"Kalau secara keterwakilan perempuan sangat-sangat penting. Jadi perempuan harus diwakili oleh perempuan karena supaya ada sinkronisasinya enak," kata Himmatul.
Baca Juga: 4 Hal yang Harus Jadi Perhatian untuk Mempersiapkan Kebugaran bagi Panitia Pemilu di TPS
Sementara itu, Anggota Komisi IX Fraksi PAN Dian Istiqomah, berpesan kepada para perempuan yang terjun ke politik harus konstan dan konsisten. Sebab kata dia, untuk terjun di dunia politik harus membutuhkan energi dan pikiran.
"Selalu konsisten di situ dan konstan turun ke masyarakat, tidak berhenti mau jadi ataupun tidak jadi dan itu yang akan menjadikan keterwakilan perempuan di era mendatang," ucap Dian.
Anggota Komisi VII Fraksi Golkar, Dyah Roro Esti, menegaskan bahwa Indonesia butuh pemimpin yang mampu memberdayakan sumber daya manusianya yaitu pasangan capres-cawapres Prabowo dan Gibran.
Sebab kata Dyah Roro, Prabowo-Gibran memiliki visi yang konkret untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan dan memujudkan Indonesia Emas 2045 dengan program diantaranya yakni pemberian susu gratis.
Baca Juga: Resep Ayam Teriyaki untuk Makan Siang di Akhir Pekan
"Ini sasarannya bukan hanya untuk anak-anak tapi juga untuk Ibu, karena SDM itu harus kita pikirkan hingga sejak di dalam kandungan, lalu kemudian bayi itu bisa lahir dengan sehat dan normal untuk kemudian berkontribusi terhadap bangsa dan negara," kata Dyah Roro.
Sementara itu, Anggota Komisi I Fraksi Demokrat Rizki Aulia Rahman Natakusumah, mengatakan masih banyak di lapangan isu-isu terhadap perempuan yang harus diperjuangkan. Ia mencontohkan kasus Baiq Nuril, perempuan yang dituduh melanggar Undang-Undang ITE beberapa tahun lalu.
Karena itu kata Rizki, perempuan harus bisa terepresentasi dan harus bisa terwakili bukan hanya di parlemen, melainkan di seluruh percakapan di Indonesia. Ia juga mendorong dan menjamin adanya pendidikan yang berkualitas 12 tahun untuk semua perempuan di seluruh Indonesia.
Lebih lanjut, ia mengajak semua pihak untuk mendukung pasangan Prabowo-Gibran yang berpihak kepada perempuan. "Ke depan kita realisasikan kemenangan Bapak Prabowo dan berpihak untuk perempuan di Indonesia," ucap Rizky.
Secara terpisah, Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran Arief Rosyid Hasan mengatakan pasangan Prabowo-Gibran sangat berpihak kepada perempuan. Hal itu kata dia terlihat dari keterwakilan perempuan di dalam struktur Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran.
"Pak Prabowo dan Mas Gibran sangat memiliki keberpihakan terhadap perempuan. Bahkan Pak Prabowo menempatkan orang muda dan kaum perempuan di dalam struktur tim kampanye nasional yang merupakan hal yang sangat penting," kata Arief.
Bahkan kata Wakil Direktur Milienial TKN Jokowi-Ma'ruf saat Pilpres 2019 itu, program Prabowo-Gibran juga sangat berpihak kepada perempuan.
"Di Poin ke 10, dalam 17 program prioritas yakni penguatan kesetaraan gender dan perlindungan hak perempuan, anak dan penyandang disabilitas. Jadi kita harus dukung pasangan capres-cawapres Prabowo-Gibran yang berpihak pada perempuan," kata Arief.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik







